Kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026), imbas penutupan jalan di sekitar lokasi kebakaran gudang plastik di Kapuk, Cengkareng. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Imbas Kebakaran Gudang Cengkareng, Jalan Daan Mogot Macet 5 Km
Fachri Audhia Hafiez • 19 May 2026 19:28
Jakarta: Kemacetan lalu lintas sepanjang 5 kilometer melanda ruas Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat. Kemacetan parah ini dipicu oleh penutupan sejumlah akses jalan di sekitar lokasi kebakaran gudang plastik di kawasan Kapuk, Cengkareng.
"Betul sekali. Itu macet karena Jalan Peternakan Raya yang arah Kapuk, yang Kampung Gusti, yang Jembatan Genit itu kan belum bisa dilintasi, karena sampai sekarang kan masih proses pendinginan," kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
Sudarmo menjelaskan, penutupan jalan di titik tersebut otomatis memutus jalur nadi yang biasa dilintasi oleh kendaraan angkutan barang atau logistik. Akibatnya, volume kendaraan logistik dari arah utara menumpuk dan beralih menggunakan Jalan Raya Daan Mogot, baik yang mengarah ke Grogol maupun ke Kalideres.
"Jadi, yang biasanya lintasan kendaraan logistik dari utara, putar lewat Kampung Gusti, putar ke Jembatan Genit terhambat. Akhirnya, ya, lintasannya ke Daan Mogot semua," ujar Sudarmo.
Peralihan arus kendaraan besar yang bercampur dengan kendaraan pribadi pada jam sibuk membuat kepadatan mengular sangat panjang. Antrean kendaraan dilaporkan terpantau mulai dari kawasan Halte Jembatan Baru, Jalan Pangeran Tubagus Angke, bahkan hingga merembet ke area Kalijodo.
"Imbasnya, (mengular) dari Tubagus Angke sampai Cengkareng. Yang dari Kalijodo juga sama itu, sudah sampai depan Yayasan Jabaragung itu," ungkap Sudarmo.

Kebakaran yang melanda gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Foto: ANTARA/Risky Syukur.
Guna mengurai kesemrawutan lalu lintas, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat telah menerjunkan personel gabungan ke berbagai titik simpul kemacetan untuk melakukan pengaturan arus secara manual.
"Sudah ada upaya penguraian dari petugas. Ada dari Unit Lantas Polsek Cengkareng dan Polsek Grogol Petamburan dikerahkan mengatur arus lalin," tutur Sudarmo.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara yang hendak menuju atau melewati kawasan Jalan Daan Mogot untuk mencari rute alternatif lain agar tidak terjebak dalam antrean kendaraan.
Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran beserta armada bronto skylift masih disiagakan di lokasi kejadian guna menuntaskan proses pendinginan.