Partai Arab Diperkirakan Raih Perolehan Kursi yang Signifikan pada Pemilu Israel

Pemilu di Israel membuka peluang untuk Partai Arab. Foto: Anadolu

Partai Arab Diperkirakan Raih Perolehan Kursi yang Signifikan pada Pemilu Israel

Fajar Nugraha • 28 October 2026 06:44

Tel Aviv: Komite Pemilihan Pusat menyatakan bahwa tingkat partisipasi dalam pemilihan parlemen Israel mencapai 77,7% pada Selasa 27 Oktober 2026.

Ini adalah angka tertinggi sejak 1999 di tengah proyeksi hasil jajak pendapat (exit poll) yang menunjukkan perolehan kursi yang signifikan secara historis bagi partai-partai Arab.

Komite tersebut menyebutkan bahwa tingkat partisipasi meningkat 7,1 poin persentase dibandingkan dengan pemilihan tahun 2022.

“Tingkat partisipasi sebesar 80% di kalangan pemilih Arab,” sebut laporan televisi Israel, Channel 12, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 28 Oktober 2026.

Jajak pendapat mereka memproyeksikan 18 kursi bagi partai-partai Arab di Knesset (parlemen Israel) yang beranggotakan 120 orang. Sementara blok yang dipimpin oleh tokoh partai Yashar, Gadi Eisenkot, diperkirakan meraih 52 kursi, dan blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu meraih 50 kursi.

Tidak satu pun dari blok-blok tersebut diproyeksikan mampu meraih 61 kursi yang diperlukan untuk mencapai mayoritas di parlemen.

Jajak pendapat terpisah oleh Channel 13 memberikan 53 kursi untuk blok Eisenkot, 50 kursi untuk blok Netanyahu, dan 17 kursi untuk partai-partai Arab.

Channel 12 juga melaporkan bahwa Presiden Isaac Herzog diperkirakan akan menugaskan Eisenkot untuk membentuk pemerintahan berikutnya, meskipun keputusan akhir akan bergantung pada hasil resmi serta rekomendasi dari partai-partai di parlemen.

Penghitungan suara dimulai setelah tempat pemungutan suara ditutup pada pukul 22.00 waktu setempat. Perlu dicatat bahwa hasil jajak pendapat hanyalah proyeksi dan bukan merupakan hasil resmi pemilihan.

(Fajar Nugraha)