Gunakan PLTS Atap, Pabrik Mi Tekan Emisi hingga 1.515 Ton per Tahun

Penggunaan PLTS Atap pada pabrik mi. Foto: dok Sun Energy.

Gunakan PLTS Atap, Pabrik Mi Tekan Emisi hingga 1.515 Ton per Tahun

Ade Hapsari Lestarini • 9 April 2026 23:38

Jakarta: Produsen makanan dan minuman PT ABC President Indonesia (ABCPI) memperkuat langkah menuju praktik manufaktur yang lebih ramah lingkungan dengan mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 1,3 MW di fasilitas pabriknya di Karawang, Jawa Barat. Proyek ini dikembangkan oleh SUN Energy sebagai upaya menghadirkan sumber energi bersih yang dapat dimanfaatkan langsung di area operasional fasilitas pabrik.

Seiring dengan ekspansi pasar ke berbagai kawasan dunia, ABCPI terus memperluas jaringan distribusi ekspornya, menjangkau Asia, Eropa, Oseania, Afrika, Timur Tengah, hingga Amerika Utara. Sejalan dengan ekspansi tersebut, ABCPI turut memperkuat praktik operasional yang bertanggung jawab, termasuk pengelolaan dampak lingkungan di fasilitas produksi, selaras dengan ekspektasi keberlanjutan yang semakin menguat dalam rantai pasok global.

Implementasi PLTS Atap ini diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.947.910 kWh energi bersih per tahun. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan energi surya tersebut diperkirakan dapat menurunkan emisi karbon hingga 1.515 ton per tahun, setara dengan penanaman sekitar 25.156 pohon setiap tahunnya. Langkah ini menegaskan fokus ABCPI untuk menjaga kualitas produksi sekaligus meningkatkan tanggung jawab lingkungan dalam proses operasional.

"Bagi kami, menjaga mutu produk harus berjalan beriringan dengan penguatan praktik produksi yang semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan. Integrasi energi surya di fasilitas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam memperkuat operasional yang efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan arah transisi energi global," ujar Chief Operating Officer ABCPI, Dwi Hatmadji, dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.


 

 

Mendorong dekarbonisasi


Sebagai fasilitas manufaktur dengan kebutuhan energi yang konsisten, pemanfaatan energi surya melalui PLTS Atap menjadi pendekatan konkret untuk mendorong dekarbonisasi operasional. Dengan menghadirkan sumber energi bersih di lokasi produksi, ABCPI memperluas pemanfaatan energi terbarukan yang dapat mendukung aktivitas harian pabrik sekaligus memperkuat arah keberlanjutan perusahaan.

SUN Energy menambahkan, adopsi PLTS Atap di sektor industri menjadi langkah konkret untuk mempercepat pemanfaatan energi terbarukan karena energi bersih dihasilkan langsung di lokasi operasional.

"Produk seperti Mi ABC dan Nu Green Tea sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Karena itu, kami mengapresiasi langkah ABCPI yang menghadirkan energi surya dalam proses produksinya sebagai upaya memperkuat praktik manufaktur yang lebih ramah lingkungan. Ke depan, kami berharap semakin banyak pelaku industri yang turut mengomunikasikan inisiatif energi bersihnya kepada publik," tambah CEO SUN Energy, Jefferson Kuesar.

Pemasangan PLTS Atap di fasilitas pabrik ABCPI ini juga mencerminkan semakin kuatnya peran kolaborasi antara pelaku industri dan pengembang energi terbarukan dalam mendorong transisi energi, khususnya melalui inisiatif yang dapat diterapkan langsung di lini operasional perusahaan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)