Tersangka TPPU Febrie Adriansyah dilimpahkan ke Kejari Jaksel untuk menjalani persidangan. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Bantah Lakukan Pemerasan, Febrie Adriansyah: 33 Tahun Tak Pernah Dihukum
Muhammad Adyatma Damardjati • 18 September 2026 12:08
Jakarta: Mantan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) sekaligus tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Febrie Adriansyah membantah tudingan melakukan pemerasan. Ia menegaskan selama 33 tahun sebagai jaksa tidak pernah dihukum, diperiksa, maupun dilaporkan ke bagian Pengawasan.
Hal itu disampaikan Febrie usai pelimpahan dirinya di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta. Ia akhirnya bicara setelah sekian lama bungkam terkait kasus yang menjeratnya.
"Selama jadi jaksa 33 tahun, saya tidak pernah dijatuhi hukuman di Pengawasan. Diperiksa, belum pernah. Dilaporkan, belum pernah," ujar Febrie di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat, 18 September 2026
"Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya, Tim Sembilan, pernahkah selama saya mimpin, pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti itu? Kalian cermati itu," ujar Febrie.

Tersangka TPPU Febrie Adriansyah dilimpahkan ke Kejari Jaksel untuk menjalani persidangan. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Terkait tuduhan kepemilikan aset ilegal, Febrie membantah keras. Ia menyebut barang bukti emas yang disita bukan miliknya dan telah diklarifikasi kepada penyidik.
"Itu kan sudah diperiksa dan saya juga minta itu di-clear-kan. Siapa yang punya, apakah keterkaitan dengan saya, itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim penyidik," jelas Febrie.
Febrie juga menegaskan tidak pernah memiliki kedekatan dengan proyek bermasalah. Ia menyebut tidak punya IUP tambang, konsesi sawit, kuota impor, maupun meminta proyek pemerintah.
Febrie meyakini Presiden Prabowo Subianto menerima masukan yang salah terkait konstruksi perkara ini. Ia berharap hakim dapat melihat kasusnya dengan jernih.
"Saya yakin, Presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini. Mudah-mudahan hakim dapat melihat ini dengan jernih," kata Febrie.