Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Wamendagri Desak Aparat Kejar Pelaku

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Huluk. Foto: Antara.

Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Wamendagri Desak Aparat Kejar Pelaku

Gabriella Thesa Widiari • 4 July 2026 19:23

Jakarta: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Huluk mengecam insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Insiden itu turut menewaskan pilot asal Amerika Serikat (AS) Nicholas F. Goselin.

Dia meminta aparat keamanan segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Selain itu juga meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) segera mengusut insiden tersebut secara tuntas.

"Jangan sampai masyarakat, terutama anak-anak Papua yang tinggal di daerah-daerah terpencil, justru menjadi pihak yang dirugikan," kata Ribka, dilansir dari Antara, Sabtu, 4 Juli 2026.
 


Ribka mengatakan peristiwa tersebut tidak hanya merenggut nyawa seorang pilot yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga berpotensi mengganggu layanan penerbangan perintis yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah terpencil Papua. 

Menurutnya, terganggunya layanan tersebut akan berdampak langsung terhadap akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas perekonomian.

"Tidak ada cara lain untuk membangun Papua, selain menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di daerah-daerah pinggiran. Karena itu, setiap tindakan harus mempertimbangkan hajat hidup orang banyak," kata Ribka.

Pasukan Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III melaksanakan evakuasi jenazah pilot pesawat jenis pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT AMA Nicholas F Goselin di Bandara Ipdeheik, Desa Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua. Foto: Antara.

Dia menambahkan, maskapai PT AMA bersama maskapai penerbangan perintis lainnya telah berjasa melayani masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau. Di tengah tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, dan situasi keamanan, para pilot tetap menjalankan tugas demi memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai layanan dasar.

"Kalau pesawat-pesawat perintis yang melayani masyarakat di daerah paling terpencil ini sudah tidak ada lagi, siapa yang akan datang melayani mereka?" ujar Ribka.

Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat Caravan PK-RCY milik PT AMA melaksanakan penerbangan perintis dari Bandara Wamena menuju Lapangan Terbang Balinggama pada Kamis, 2 Juli 2026.

Sesaat setelah mendarat, pesawat diduga diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebelum kemudian dibakar. Dalam insiden tersebut, pilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.

(Gabriella Thesa Widiari)