Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri (tengah) didampingi Kanit Reskrim Ipda Syaiful Rusdiansyah (kiri) memberikan keterangan hasil penanganan pembunuhan terhadap pedagang cilok yang jasadnya ditemukan di kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tang
Polisi: Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Dendam Sering Dimintai Uang
Lukman Diah Sari • 7 June 2026 08:59
Kabupaten Tangerang: Polsek Cikupa menangkap pelaku pembunuhan terhadap pedagang cilok, berinisial P, 33, yang jasadnya ditemukan di kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, yakni MS, 17, dan BT, 41, yang merupakan anak dan ayah. Rasa sakit hati diduga jadi motif pembunuhan.
"Hasil keterangan pelaku karena dendam. Pelaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah kepada ANTARA di Tangerang, Minggu, 7 Juni 2026, melansir Antara.
"Bercerita kepada bapaknya karena sering dimintai uang dan diancam, itu menurut keterangan pelaku," tutur dia.
Syaiful mengatakan, kedua pelaku mengaku melakukan aksi pembunuhan tersebut secara bersama-sama. Kedua pelaku ditangkap di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Jumat, 5 Juni 2026, saat hendak kabur ke daerah Salatiga, Jawa Tengah.

Ilustrasi pembunuhan. (Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M)
Sebelumnya, Polsek Cikupa menyelidiki temuan jenazah pedagang cilok, P, 33, semula disebut berinisial R, di dalam kontrakan kawasan Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa, 2 Juni 2026. Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, P diduga korban tindak pidana pembunuhan.
Berdasarkan kronologi awal, kejadian bermula dari kecurigaan seorang saksi bernama Septiana. Pada malam sebelumnya sekitar pukul 00.00 WIB, saksi melihat pintu kontrakan korban dalam kondisi terkunci dari luar.
"Di depan kontrakan tersebut juga masih terparkir gerobak cilok milik korban," ucap dia.
Karena merasa ada yang janggal, Syamsul mengatakan saksi kembali mengecek kontrakan pada siang hari sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sekitar pukul 15.00 WIB, tim penyidik kepolisian menerima laporan dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban.