Unit Kriminal Umum (Krimum) Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DN, yang menggasak celengan tabungan umroh hingga sepeda motor di sebuah rumah kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. ANTARA/HO-Dok
IRT Pencuri Celengan Umrah di Kembangan Ditangkap
Fachri Audhia Hafiez • 3 June 2026 15:22
Jakarta: Unit Kriminal Umum (Krimum) Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat membekuk seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DN. Pelaku nekat menggasak celengan tabungan umrah hingga sepeda motor di sebuah rumah di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, setelah memanfaatkan kelengahan pemilik rumah yang membiarkan pintunya tidak terkunci.
"Kami dari Unit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah berhasil melakukan pengungkapan terhadap perkara pencurian dengan pemberatan, pasal 363 KUHP," kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Diaz Yudhistira, kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 3 Juni 2026.
Diaz menjelaskan, DN diringkus tanpa perlawanan di kediamannya yang berlokasi di kawasan Petir, Tangerang, pada Rabu dini hari. Saat penangkapan, pelaku diketahui sedang bersama suaminya. Dari hasil pemeriksaan sementara, DN melancarkan aksinya dengan modus berpatroli secara acak untuk memburu rumah yang ditinggal kosong atau tidak dikunci oleh penghuninya.
"Modus yang dilakukan pelaku adalah menyasar rumah-rumah kosong. Pelaku mencoba melakukan pengecekan terhadap rumah-rumah yang tidak dikunci. Dan pada saat melakukan tindakan tersebut, pelaku masuk ke rumah yang tidak terkunci," ungkap Diaz.
Dalam pelariannya, DN sukses menggasak satu unit kendaraan roda dua serta sejumlah uang tunai. Akibat ulah pelaku, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir menembus angka Rp55 juta. Di hadapan penyidik, DN berdalih bahwa seluruh hasil jarahan tersebut digunakan untuk menutupi biaya kebutuhan hidup sehari-hari.
"Keterangan sementara dari pelaku yakni uang yang sudah diambil itu digunakan untuk keperluan sehari-hari. Namun kita belum mendalami sesuai dengan data-data yang ada apakah digunakan untuk keperluan yang lain atau tidak," tambah Diaz.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan mendalam secara intensif terhadap pelaku. Sementara itu, pemilik rumah yang menjadi korban, Raka Fauzan, 21, menceritakan bahwa huniannya dibobol saat ditinggal pergi sekitar satu jam oleh orang tuanya yang hendak membeli makanan di luar.
"Pas lagi kejadian memang kebetulan lagi enggak ada orang di rumah karena orang tua itu lagi pergi nyari makan. Jadi cuman ditinggal satu jam aja," kata Raka.
Begitu kembali ke rumah, Raka mendapati kondisi ruangan sudah acak-acakan, terutama di area kamar ibunya. Setelah diteliti, pelaku ternyata menguras habis uang arisan dan celengan tabungan umrah milik sang ibu. Padahal, uang tersebut telah dikumpulkan dengan susah payah selama lebih dari satu tahun untuk ongkos keberangkatan ke Tanah Suci pada tahun depan.
"Rencana mau umrah insya Allah tahun depan. Harusnya sudah terkumpul uangnya. Cuma karena ada kejadian seperti ini jadi harus kita ubah lagi lah rencananya," tutur Raka.