Polda Metro Sambangi 7 Sekolah Dukung Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menyambangi sejumlah sekolah di Jakarta melalui patroli dialogis untuk memperkuat komunikasi dengan pelajar dan guru, Selasa (13/10/2026). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

Polda Metro Sambangi 7 Sekolah Dukung Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Siti Yona Hukmana • 14 October 2026 15:15

Jakarta: Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menyambangi tujuh sekolah di Jakarta melalui patroli dialogis. Hal ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi dengan pelajar dan guru, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memelihara keamanan sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga sekolah," kata Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Aribowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.

Wahyu mengatakan kegiatan tersebut mengedepankan pendekatan humanis melalui interaksi langsung dengan guru dan murid. Wahyu menjelaskan patroli yang dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang siang itu melibatkan personel patroli motor dan patroli kota Dit Samapta Polda Metro Jaya.

Adapun, tujuh sekolah yang dikunjungi meliputi SMAN 24 Jakarta, SDN 01 Gondangdia, SMKN 19 Jakarta, SMAN 6 Jakarta, SDN 09 Cideng, SDN 10 Cideng, dan SDN 09 Bendungan Hilir. Di SDN 09 Cideng dan SDN 10 Cideng, personel berinteraksi dengan para siswa sekaligus menyampaikan pesan keamanan.

Guru tengah mengajar muridnya. Foto: Dok. Kemendikdasmen.

Sementara itu, di SDN 09 Bendungan Hilir petugas berdialog dengan guru untuk memperkuat komunikasi dengan tenaga pendidik. Menurut Wahyu, pendekatan itu sejalan dengan arahan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mengenai pentingnya kehadiran polisi sebagai sahabat anak serta pembinaan karakter, etika, dan pencegahan perundungan di sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mengedepankan sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian siswa untuk meminta pertolongan ketika menghadapi masalah.

Wahyu menambahkan upaya menjaga keamanan sekolah diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama antara kepolisian, tenaga pendidik, dan orang tua. Sehingga, para pelajar dapat mengikuti kegiatan belajar dengan aman dan nyaman.

"Anak-anak perlu memiliki ruang untuk bercerita dan didengar, sehingga mereka dapat belajar dengan tenang serta tumbuh tanpa rasa takut," kata Wahyu.

(Siti Yona Hukmana)