Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Anadolu Agency)
Ukraina Sepakat Terima Tiga Pesawat Jet Tempur F-16 dari Belgia Tahun Ini
Willy Haryono • 30 September 2026 07:38
Kyiv: Ukraina mencapai kesepakatan dengan Belgia untuk menerima tiga pesawat jet tempur F-16 hingga akhir tahun ini, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa, 29 September 2026.
Dalam unggahan di platform media sosial X, Zelensky mengatakan Belgia dan sejumlah negara lain, termasuk Spanyol, telah memberikan pasokan mendesak berupa amunisi untuk F-16.
“Ketika Rusia meningkatkan eskalasi setiap hari, kita perlu menambah kemampuan untuk menembak jatuh sasaran udara dan melindungi masyarakat,” kata Zelenskyy. Ia berterima kasih kepada perdana menteri dan pemerintah Belgia atas dukungan mereka.
Melansir dari Anadolu Agency, Zelensky juga mengatakan dirinya menggelar pertemuan terpisah dengan Ketua Parlemen Denmark Soren Gade dan Presiden Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) Odile Renaud di Ukraina untuk membahas dukungan pertahanan dan energi.
Zelenskyy berterima kasih kepada Gade atas “dukungan Denmark yang kuat dan konsisten” bagi Ukraina. Ia menekankan pentingnya mempertahankan dukungan tersebut.
“Kontribusi keuangan untuk produksi pertahanan Ukraina dan bantuan pertahanan langsung, terutama pertahanan udara untuk melindungi dari drone bertenaga jet dan rudal balistik, sangat penting,” ujarnya.
Menurut Zelenskyy, Ukraina dan Denmark juga dapat menjajaki peluang melalui instrumen SAFE Uni Eropa untuk memperkuat keamanan bersama kedua negara.
Dalam pertemuannya dengan Renaud, Zelensky berterima kasih kepada EBRD atas dukungannya dalam meningkatkan dan melindungi pembangkit listrik Ukraina.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut,” katanya.
Keduanya juga membahas sektor energi Ukraina, logistik, dan pusat data yang menurut Zelenskyy menjadi sasaran serangan Rusia. Mereka turut membahas upaya menarik investasi dan mempertahankan ekspor Ukraina.
Zelensky mengatakan EBRD dapat memberikan dukungan finansial dan infrastruktur untuk membantu membangun kembali fasilitas yang rusak akibat serangan Rusia serta memperkuat perekonomian Ukraina.
“Karena serangan Rusia yang terus-menerus, sebagian besar pasokan pangan yang diandalkan oleh negara-negara di hampir setiap benua masih berada di Ukraina,” kata Zelensky.
“Ada hal-hal spesifik, terkait keuangan dan infrastruktur, yang dapat dibantu EBRD. Penting untuk melaksanakan semuanya,” lanjutnya.
Baca juga: Zelensky Klaim 10 Ribu Tentara Korea Utara Siap Dikirim ke Rusia