Sejumlah perangkat kabel kereta cepat Whoosh dicuri di jalur perlintasan di Kabupaten Bandung Barat. Foto: ANTARA/HO-KCIC.
KCIC Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Pencuri Kabel Whoosh
Fachri Audhia Hafiez • 1 October 2026 21:40
Jakarta: PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menekankan proses hukum tegas terhadap para pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh demi memberikan efek jera. Tindakan kriminal tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu operasional dan mengancam keselamatan perjalanan kereta cepat.
“Kami berharap pengungkapan ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak melakukan maupun terlibat dalam tindakan tersebut,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di Bandung, Jawa Barat, dilansir Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.
Baca Juga :
Eva mengungkapkan, Polda Jabar berhasil mengamankan enam orang tersangka yang terdiri atas lima pelaku pencurian dengan pemberatan dan satu penadah. Tiga dari lima tersangka pencurian diketahui merupakan mantan pekerja proyek KCIC sehingga memahami kondisi di sekitar jalur.
KCIC menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada jajaran kepolisian melalui pertukaran informasi hingga pendampingan langsung di lokasi kejadian.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisian yang telah bekerja sama hingga seluruh jaringan yang terlibat mulai dari pelaku hingga penadah berhasil diungkap. Terhadap tindakan yang dapat membahayakan operasional Whoosh tidak ada kompromi,” kata Eva.
.jpeg)
Whoosh. Foto: Dok. KCIC.
Rangkaian aksi pencurian tersebut terjadi di sejumlah titik pada petak antara Stasiun Karawang-Padalarang serta Padalarang-Tegalluar Summarecon. Sasaran kabel yang dicuri meliputi kabel telekomunikasi, persinyalan, grounding, serta berbagai komponen pendukung prasarana Whoosh.
“Kabel-kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari telekomunikasi, persinyalan, hingga sistem grounding. Setiap komponen yang terpasang di jalur memiliki fungsi penting dalam mendukung operasional Whoosh sehingga tidak boleh dirusak ataupun diambil,” tegasnya.
Guna menjaga keamanan operasional sepanjang jalur 142,3 kilometer, KCIC mengerahkan 531 personel pengamanan di area stasiun, depo, hingga jalur. Selain itu, kawasan pengamanan turut dibentengi pagar kawat berduri serta diawasi oleh 1.773 kamera CCTV terintegrasi.