Harga Minyak Naik, Rupiah Turun ke Rp17.744/USD

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Harga Minyak Naik, Rupiah Turun ke Rp17.744/USD

Ade Hapsari Lestarini • 1 September 2026 18:34

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa bergerak melemah 22 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.744 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.722 per USD.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini bergerak menguat di level Rp17.727 per USD dari sebelumnya Rp17.746 per USD.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kenaikan harga minyak menjadi USD91 per barel seiring eskalasi konflik AS dengan Iran.

"Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak seiring meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran," ucapnya, dilansir Antara, Selasa, 1 September 2026.


Ilustrasi. Foto: dok MI.
 

Serangan terhadap Iran


Pasukan AS menghantam dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak pada Minggu, 30 Agustus 2026, yang menandai serangan pertama terhadap wilayah Iran sejak akhir Juli. Operasi tersebut, yang dilakukan setelah periode jeda selama sebulan dalam keterlibatan militer langsung, menargetkan sistem yang disinyalir sedang disiapkan untuk meluncurkan roket bermuatan ranjau laut ke Selat Hormuz.

Sebagai respons, Sputnik mengungkapkan pasukan bersenjata Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap posisi militer AS di Yordania. Sentimen lain berasal dari meningkatnya ekspektasi inflasi dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS.

"Ekspektasi inflasi AS bulanan 0,39 persen dan 3,6 persen tahunan. Yield obligasi pemerintah AS 10 tahun naik 5,8 bps (basis points) menjadi 4,77 persen dan 20 tahun naik 6,7 bps menjadi 5,27 persen," ungkap Rully.

(Ade Hapsari Lestarini)