Polda Riau mengawal unjuk rasa kasus tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru. (Metro TV/ Fitra Asri Rama)
Polda Riau Kawal Unjuk Rasa Kasus Korupsi di PN Pekanbaru
Fitra Asrirama • 3 June 2026 15:28
Pekanbaru: Polda Riau mengawal unjuk rasa kasus tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru. Ratusan polisi dikerahkan untuk mencegah gangguan keamanan selama sidang.
Komandan Kompi Direktorat Samapta Polda Riau, Iptu Chairy, mengatakan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi bentrok dua kelompok warga yang berbeda aspirasi.
"Terdapat dua kubu yang rawan untuk bergesekan sehingga kami amankan. Kami pisah dengan membentuk dua regu, regu satu dan regu dua," kata Komandan Kompi Direktorat Samapta Polda Riau, Iptu Chairy di PN Kota Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026.
Baca Juga :
Puluhan anggota polisi bertugas mengamankan sidang kasus korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Mereka menjaga situasi agar kondusif sehingga sidang berjalan lancar.
"Alhamdulillah di samping itu kami juga melakukan imbauan-imbauan menggunakan alat pengeras suara untuk setiap kubu tidak memengaruhi sidang karena hakim itu independen, tidak bisa dipengaruhi oleh pihak mana pun," ungkap Chairy.

Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru. (Metro TV/ Fitra Asri Rama)
Diketahui, PN Pekanbaru menggelar sidang kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Majelis hakim menghadirkan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto sebagai saksi.