Pramono Jadikan Pendidikan Formula Putus Rantai Kemiskinan Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Pramono Jadikan Pendidikan Formula Putus Rantai Kemiskinan Jakarta

Muhammad Alvi Randa • 5 May 2026 20:51

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai instrumen utama dalam memberantas kemiskinan struktural di Ibu Kota. Melalui skema sekolah gratis, bantuan sosial pendidikan, hingga program beasiswa mancanegara, pemerintah daerah berupaya menciptakan lompatan kesejahteraan bagi warga kurang mampu.

"Kenapa penguatan ini dilakukan? Karena semata-mata kami ingin memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga, sehingga itulah yang menjadi program prioritas," ujar Pramono saat menghadiri Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) di Jakarta Timur, Selasa, 5 Mei 2026.
 


Pramono merinci, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran hampir Rp2 triliun yang menyasar 707.513 penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan 16.920 mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). 

Selain itu, penguatan akses pendidikan juga diwujudkan melalui subsidi Rp253 miliar untuk menggratiskan 103 sekolah swasta serta target pemutihan 2.000 lebih ijazah siswa miskin pada semester ini.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Transformasi pendidikan ini juga menyentuh aspek kompetensi global, di mana lulusan SMK didorong untuk menembus pasar kerja internasional seperti Jerman, Jepang, dan Malaysia. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menekan angka ketimpangan sosial di Jakarta.

"Saya minta program seperti ini kita lanjutkan karena akan membuka peluang bagi siswa SMK untuk bersaing di tingkat global," tegas Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)