15 Saksi Kasus Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Diperiksa

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan. (Metrotvnews.com/ P Aditya Prakasa)

15 Saksi Kasus Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Diperiksa

P Aditya Prakasa • 27 July 2026 15:42

Bandung: Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya satpam Waduk Jatiluhur, Purwakarta, bernama Sumarna (40) dalam kondisi tangan terborgol. Sebanyak 15 saksi, termasuk rekan kerja dan keluarga korban turut diperiksa.

"Kita juga sudah mendapatkan beberapa rekaman CCTV yang sudah kita lakukan pemeriksaan. Kami butuh waktu untuk bisa mengungkap kasus kejadian ini," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin 27 Juli 2026.

Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan geng motor dalam kasus tewasnya Sumarna. Hal itu dilakukan setelah muncul informasi di media sosial terkait dugaan keterlibatan kelompok tersebut.
 


"Ada beberapa postingan di media sosial yang mengaitkan ada beberapa kelompok ya, kelompok dari pengemudi sepeda motor ya, kelompok-kelompok ini ya geng-geng motor lah bahasanya. Dan sudah cukup viral, ya," ucap dia.

Hendra mengatakan wajah yang diduga anggota geng motor terlihat cukup jelas dalam rekaman video yang beredar di media sosial. Meski demikian, polisi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam proses pendalaman kasus tersebut.

"Jelas kelompoknya pada saat ini sedang menuju ke suatu tempat, kemudian wajah-wajah orangnya. Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dulu ya, sebelum bukti permulaannya cukup kuat ini untuk memasukkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak," jelas dia.


Evakuasi jenazah satpam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Metro TV


Polisi segera mengungkap hasil autopsi jenazah korban untuk mengetahui ada atau tidaknya luka yang dialami. Informasi terkait hasil autopsi akan disampaikan oleh jajaran Polres Purwakarta.

"Hasil autopsinya nanti akan dijanjikan oleh Pak Kapolres (disampaikan) hari ini ya. Perkembangan lebih lanjut soal kasus itu akan disampaikan jajaran Polres Purwakarta pada hari ini," ujar Hendra.

(Silvana Febiari)