Kutuk Serangan di Gaza, Legislator NasDem: Israel Langgar Prinsip Kemanusiaan

Anggota Komisi I DPR Amelia Anggraini. Istimewa.

Kutuk Serangan di Gaza, Legislator NasDem: Israel Langgar Prinsip Kemanusiaan

Ferdian Ananda Majni • 3 February 2026 10:28

Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mengutuk aksi militer Israel yang kembali menggempur wilayah Gaza, termasuk kawasan pengungsian, meski kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan. Tindakan Zionis tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional.

"Apa yang dilakukan Israel jelas melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Serangan ke pengungsian tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun," kata Amelia dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 3 Februari 2026.

Amelia mendorong, pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas. Menurut dia, status Indonesia sebagai anggota Board of Peace (BOP) membawa konsekuensi moral dan politik untuk bersuara lebih lantang.

Amelia menilai keanggotaan itu harus dimanfaatkan untuk mempertanyakan sekaligus menegur Israel atas tindakan yang dinilai merusak upaya perdamaian.

Legislator Partai NasDem itu menilai BOP seharusnya menjadi sarana memperkuat tekanan diplomatik terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar komitmen damai. Pemerintah Indonesia, kata dia, tidak boleh bersikap pasif ketika pelanggaran terus berulang.

"Sebagai bagian dari BOP, pemerintah harus mempertanyakan dan menegur Israel. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal kemanusiaan," ungkap Amelia.

Asap dari serangan Israel di Gaza. (Anadolu Agency)

Selain itu, Amelia menyoroti pentingnya konsistensi komunitas internasional dalam menegakkan mandat perdamaian. Ia menekankan bahwa gencatan senjata tidak boleh berhenti sebagai kesepakatan formal semata, sementara kekerasan terhadap warga sipil masih terjadi di lapangan.

Amelia menegaskan Komisi I DPR RI akan terus mengawal kebijakan dan langkah pemerintah. Sehingga, selaras dengan amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendorong terciptanya perdamaian dunia.

"Kita ingin perdamaian yang nyata, bukan perdamaian di atas kertas. Indonesia harus tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina," pungkas Amelia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)