Pramono Instruksikan Pembongkaran Tiang Monorel Sehari Empat

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Pramono Instruksikan Pembongkaran Tiang Monorel Sehari Empat

Anggi Tondi Martaon • 6 February 2026 13:08

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar proses pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel) dipercepat. Sebelumnya, pembongkaran ditargetkan selesai pada tahun lalu.

“Jadi, untuk tiang monorel, sebelumnya saya mencanangkan selesai di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat,” kata Pramono dikutip dari Antara, Jumat, 6 Februari 2026.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan jika sebelumnya pengerjaan satu tiang menghabiskan waktu satu hari, maka kini ia meminta agar empat hingga lima tiang dapat dibongkar dalam satu hari.

Eks Sekretaris Kabinet itu memastikan percepatan itu sudah mulai dilakukan di lapangan. Sehingga proses pembongkaran tiang-tiang monorel tersebut diharapkan rampung lebih cepat.

“Untuk yang pemotongan, kebetulan kemarin saya lewat, yang dilakukan sekarang adalah yang ada betonnya. Sehingga untuk beton ini pasti memerlukan waktu yang lebih lama. Tapi yang tiang-tiang saja hampir semuanya sudah terpotong,” jelas Pramono.

Selain itu, eks Wakil Ketua DPR itu menegaskan anggaran sebesar Rp100 miliar bukan hanya untuk pembongkaran tiang. Total anggaran tersebut sudah termasuk dengan pembuatan selokan, penataan jalan dan pedestrian, serta pembuatan taman.

Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said. Foto: Metro TV/Cony Brilliana.

Sebelumnya, Pramono menargetkan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said selesai pada September 2026. Apabila pembongkaran tiang dan penataan jalan di kawasan Rasuna Said itu berjalan dengan baik, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan pengerjaan di kawasan Senayan.

Namun, pembongkaran tiang monorel di kawasan Senayan tidak akan dilakukan secara menyeluruh. Sebagian tiang akan disisakan untuk reklame atau videotron.

“Di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya untuk reklame. Jadi, harus dimanfaatkan,” ungkap Pramono. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)