Ilustrasi. Foto: Freepik.
Top 5 Ekonomi: Panduan Membersihkan Nama di SLIK OJK hingga Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61%
Husen Miftahudin • 6 May 2026 07:33
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Selasa, 5 Mei 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari panduan membersihkan nama di SLIK OJK hingga ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen di triwulan I-2026.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Jangan Panik Status Kredit Macet, Simak Panduan Membersihkan Nama di SLIK OJK
Memiliki rekam jejak kredit bermasalah kerap menimbulkan kecemasan bagi masyarakat, terutama terkait tertutupnya akses untuk mengajukan fasilitas pembiayaan perbankan di masa mendatang. Kendati demikian, reputasi riwayat pinjaman yang telanjur tercoreng sejatinya masih dapat dipulihkan.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Purbaya: Indonesia Sudah Bisa Terlepas dari Kutukan Pertumbuhan 5%
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons positif capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang telah diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasilnya, ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2026 tumbuh menjulang ke level 5,61 persen secara tahunan (yoy).
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Update APBN 2026: Defisit Rp240,1 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanja
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Defisit APBN tercatat sebesar 0,93 persen terhadap PDB dan masih di bawah target APBN 2026 sebesar 2,68 persen dari PDB.
Baca berita selengkapnya di sini.
| Baca juga: Populer Ekonomi: Harga Pertamina Dex hingga Tarif Listrik Terbaru |
4. Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Triwulan I-2026
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 mampu tumbuh hingga 5,61 persen secara tahunan (yoy), melampaui periode yang sama tahun lalu sebesar 4,87 persen. Ini membuktikan di tengah dinamika geopolitik global, ekonomi Indonesia tetap resilien dan mencatat pertumbuhan yang solid.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Pasar Modal Indonesia Dipastikan Tetap Likuid di Tengah Volatilitas Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan resiliensi dan likuiditas pasar modal Indonesia tetap terjaga dengan baik, di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan akibat ketidakpastian konflik geopolitik di tingkat global.
Baca berita selengkapnya di sini.