Rupiah Dibuka ke Rp17.879 per USD Senin Pagi

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Rupiah Dibuka ke Rp17.879 per USD Senin Pagi

Eko Nordiansyah • 12 October 2026 09:15

Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan di pagi ini mengalami penguatan. Rupiah naik saat dolar AS mengalami tekanan.

Mengutip data Bloomberg, Senin, 12 Oktober 2026, rupih berada di level Rp17.879 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat 20 poin atau setara 0,11 persen dari Rp17.899 per USD pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.879 per USD. Rupiah bergerak menguat empat poin atau 0,02 persen dibandingkan pembukaan perdagangan Jumat pekan lalu sebesar Rp17.883 per USD.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Rupiah fluktuatif cenderung melemah

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak secara fluktuatif dan kemungkinan besar akan kembali melemah. Mata uang rupiah diproyeksi melemah di rentang Rp17.890-Rp17.950 per USD.

Ibrahim mengatakan, sentimen eksternal yang memengaruhi pergerakan rupiah antara lain perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran serta arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Di sisi lain, ia menyebut, perhatian pasar juga masih tertuju pada ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pasalnya kondisi ini berpotensi memengaruhi harga energi global dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan.

Tekanan terhadap rupiah juga berlanjut seiring respons pasar terhadap laporan Kementerian Keuangan mengenai posisi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2026. Hingga September 2026, defisit APBN tercatat Rp 319 triliun atau setara 1,24 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

(Eko Nordiansyah)