Populer Ekonomi: THR ASN 2026 Sudah Cair hingga Emas Antam 'Diskon' Rp21 Ribu

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Populer Ekonomi: THR ASN 2026 Sudah Cair hingga Emas Antam 'Diskon' Rp21 Ribu

Eko Nordiansyah • 14 March 2026 08:53

Jakarta: Pemberitaan mengenai tunjangan hari raya (THR) ASN 2026 sudah cair bertahap menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Jumat, 13 Maret 2026. Selain itu ada pemberitaan mengenai harga emas Antam turun Rp21 ribu kemarin.

Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:

1. Siap-siap Cek Rekening! THR ASN 2026 Sudah Cair Bertahap

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk TNI dan Polri mulai menantikan kabar pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026. THR merupakan hak pekerja yang diatur secara hukum dan wajib dibayarkan pada perayaan hari besar keagamaan.
Baca selengkapnya di sini

2. Terus Turun, Harga Perak Antam Hari Ini Dijual Rp53.150/Gram

Harga perak murni yang dipasarkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, pada hari ini Jumat, 13 Maret 2026 terpantau kembali merosot ke level Rp53.150 per gram.
Baca selengkapnya di sini

3. Harga Emas Antam 'Diskon' Rp21 Ribu, Kini Jadi Rp3,021 Juta/Gram

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini kembali mengalami penurunan signifikan. Penurunan beruntun kedua kalinya setelah perdagangan kemarin.
Baca selengkapnya di sini

4. Lonjakan Harga Minyak Bisa Berlangsung Lama, Pemerintah Harus Apa?

Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menilai eskalasi konflik Timur Tengah berpotensi menjadi salah satu shock eksternal terbesar bagi ekonomi Indonesia pada 2026. Terutama jika lonjakan harga energi berlangsung dalam periode yang cukup lama.
Baca selengkapnya di sini

5. BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun, Penuhi Kebutuhan Masyarakat pada Ramadan-Idulfitri 2026

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Alokasi tersebut disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan masyarakat dan peningkatan transaksi digital. 
Baca selengkapnya di sini

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)