Suasana Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Enrich Samuel.
Tanah Abang Kembali Bernapas, Suara Tawar-Menawar Mulai Riuh di Lorong Pasar
Enrich Samuel • 12 February 2026 12:56
Jakarta: Lorong-lorong Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali bernapas lega. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pusat grosir terbesar di Asia Tenggara ini mulai disesaki pembeli yang berburu perlengkapan ibadah dan fesyen muslim.
Suasana riuh tawar-menawar yang kian intens. Ini menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi para pedagang setelah sempat dihantam masa sepi.
“Kalau sekarang hari biasa masih standar saja. Tapi biasanya seminggu menjelang puasa itu sudah meningkat,” ujar Alvin, salah satu pedagang baju koko di lokasi kepada Metrotvnews.com, Kamis, 12 Februari 2026.
Baca Juga :
BPS Catat 59.725 Pengangguran di Jakarta Selatan
Alvin menceritakan, denyut nadi perdagangan di kiosnya mulai berdetak kencang seiring mendekatnya momentum bulan puasa. Tren permintaan pasar saat ini didominasi oleh busana muslim pria, khususnya baju koko dengan model seragam atau couple antara ayah dan anak. Pada akhir pekan, Alvin mampu melepas ratusan potong pakaian kepada para pelanggan setianya.
“Kalau weekend Sabtu-Minggu bisa 100 sampai 120 pcs. Kalau hari biasa paling setengahnya. Yang paling laris itu koko cowok sama couple anak sama bapak,” kata Alvin.
Kebangkitan Tanah Abang kali ini tidak hanya terlihat dari kerumunan pembeli, tetapi juga dari deretan kios yang mulai terisi penuh. Tercatat, sekitar 50 persen kios yang sebelumnya sempat tutup atau kosong kini telah kembali beroperasi.

Suasana Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Enrich Samuel.
Para pedagang tampak optimistis menyambut periode emas penjualan tahunan ini. Meskipun mereka memprediksi puncak keramaian justru akan terjadi di awal hingga pertengahan Ramadan.
“Biasanya seminggu menjelang puasa itu sudah meningkat. Puncaknya biasanya di minggu pertama Ramadan. Justru kalau sudah H-1 Lebaran itu cenderung lebih sepi karena konsumen biasanya sudah selesai belanja di awal,” terang Alvin.
Selain busana muslim pria, komoditas lain seperti gamis, pakaian anak, hingga alas kaki seperti sepatu dan sandal juga mulai diserbu masyarakat. Dengan kembalinya aktivitas ekonomi ini, Pasar Tanah Abang seolah menegaskan posisinya sebagai barometer perputaran uang di sektor retail fesyen nasional yang tetap tangguh menyambut hari kemenangan.