Lowongan Kerja di AS Meningkat Jadi 7,618 Juta pada April 2026

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Lowongan Kerja di AS Meningkat Jadi 7,618 Juta pada April 2026

Eko Nordiansyah • 3 June 2026 08:05

Washington: Lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) meningkat pada April. Sementara tingkat perekrutan dan total pemutusan hubungan kerja melambat, karena para pemberi kerja bergulat dengan dampak ekonomi dari perang Iran.

Lowongan kerja, sebagai indikator permintaan tenaga kerja, meningkat menjadi 7,618 juta selama bulan tersebut, dibandingkan dengan 6,887 juta pada Maret dan perkiraan ekonom sebesar 6,860 juta, menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja pada Selasa.

Dikutip dari Investing.com, Rabu, 3 Juni 2026, laporan Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) yang dipantau ketat juga menunjukkan tingkat lowongan kerja menguat menjadi 4,6 persen dari 4,2 persen.

Sementara itu, tingkat perekrutan melambat menjadi 3,2 persen dari 3,5 persen, sedangkan total pemutusan hubungan kerja—termasuk pengunduran diri, PHK, dan pemecatan—melambat sebesar 399 ribu menjadi 5,0 juta, dengan tingkat kategori tersebut turun menjadi 3,1 persen dari 3,4 persen.



(Ilustrasi. Foto: Unplash)

Dampak konflik AS-Iran

Para ekonom telah memperingatkan kemungkinan risiko terhadap pasar tenaga kerja yang berasal dari perang Iran. Penutupan efektif Selat Hormuz, jalur penting di lepas pantai selatan Iran yang dilalui seperlima minyak dunia, telah mendorong kenaikan harga energi dan mengancam akan memicu lonjakan inflasi. Survei terbaru mencatat bahwa perusahaan mungkin menghadapi peningkatan biaya input di tengah situasi ini.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) telah memantau dengan sangat cermat tekanan inflasi dan prospek pasar tenaga kerja karena para pembuat kebijakan berupaya menyesuaikan suku bunga. Ekspektasi telah meningkat bahwa Fed dapat memilih untuk menaikkan suku bunga akhir tahun ini.

Wawasan lebih lanjut mengenai kondisi pasar tenaga kerja Amerika akan hadir pada hari Jumat, dengan dirilisnya laporan penggajian non-pertanian yang sangat penting dari Departemen Tenaga Kerja untuk Mei.

Ekonomi AS diperkirakan telah menambah 95 ribu lapangan kerja bulan lalu, dibandingkan dengan 115 ribu pada April, dan tingkat pengangguran diperkirakan berada di angka 4,3 persen, sejalan dengan bulan sebelumnya.

(Eko Nordiansyah)