Ilustrasi - Situasi para penumpang setelah turun dari Kereta Feeder untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kereta cepat Whoosh di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). ANTARA/HO-KCIC
KCIC Imbau Penumpang Whoosh Gunakan KA Feeder pada Arus Balik Lebaran
Siti Yona Hukmana • 25 March 2026 19:54
Jakarta: PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau para penumpang kereta cepat Whoosh, yang akan kembali ke Jakarta pada masa arus balik Lebaran 2026 untuk memanfaatkan layanan Kereta Pengumpan (Feeder) menuju Stasiun Padalarang. Hal ini guna mencegah keterlambatan.
"Kepada para penumpang yang ingin kembali ke Jakarta di arus balik, disarankan untuk menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung maupun Cimahi," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Kereta Feeder Whoosh adalah layanan kereta api pengumpan yang dioperasikan KAI untuk menghubungkan Stasiun Bandung dan Cimahi dengan Stasiun Padalarang, khusus bagi penumpang kereta cepat Whoosh. Menurut Emir, imbauan ini guna mengantisipasi keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas, khususnya di ruas jalan tol menuju stasiun.
Penggunaan KA feeder menjadi solusi efektif, karena jadwalnya telah terintegrasi dengan keberangkatan Whoosh. Sehingga, penumpang dapat tiba di Stasiun Padalarang tepat waktu tanpa harus khawatir tertinggal kereta.
"Penumpang dipastikan datang tepat waktu di Stasiun Padalarang jika menggunakan KA Feeder, karena jadwalnya sudah terintegrasi," ungkap Emir.

Penumpang kereta cepat Whoosh saat arus balik Lebaran 2026 di Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza
Selain memberikan imbauan kepada penumpang, KCIC memastikan operasional Kereta Cepat Whoosh selama masa angkutan lebaran berjalan dengan baik tanpa gangguan berarti. Emir menyebut seluruh perjalanan Whoosh berlangsung tepat waktu dan aman.
"Selama momen angkutan Lebaran ini, alhamdulillah perjalanan Whoosh semuanya berjalan tepat waktu. Tidak ada kendala yang berarti. Semuanya berjalan aman dan lancar, serta tidak ada kondisi gangguan yang dapat membahayakan perjalanan," kata Emir.
Emir mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun. Terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat arus balik lebaran.
"Dengan memanfaatkan layanan terintegrasi seperti KA feeder, diharapkan perjalanan menggunakan Whoosh tetap nyaman, aman, dan tepat waktu," ujar Emir.