Kegiatan VIN TALKS dalam ajang GIIAS 2026 di ICE BSD Tangerang, Minggu, 2 Agustus 2026. (Dok. Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
VinFast dan Green SM Hadirkan Kepemilikan Mobil Listrik dengan Peluang Penghasilan
Duta Erlangga • 8 September 2026 15:31
Tangerang: Sebagai bagian dari komitmennya memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia, VinFast memperkenalkan program 'Drive Worry Free', sebuah solusi kepemilikan terintegrasi yang memadukan kepemilikan kendaraan, infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, dan pilihan pembiayaan. Bersama Green SM, VinFast juga meluncurkan program 'Rent-to-Earn' yang memungkinkan pelanggan memanfaatkan kendaraan listrik sebagai aset produktif untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

Deputy CEO for Sales & Network, VinFast Indonesia, Lisa Wijaya. (Dok. Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
Berbicara dalam VIN TALKS pada ajang GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Minggu, 2 Agustus 2026, Deputy CEO for Sales & Network VinFast Indonesia Lisa Wijaya mengatakan, percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar produk yang kompetitif. Menurut dia, hal tersebut juga bergantung pada ekosistem yang andal sehingga memberikan rasa percaya diri dan ketenangan bagi konsumen.
Seperti yang didorong pemerintah Indonesia, transisi menuju kendaraan listrik terus dipercepat. VinFast sepenuhnya mendukung inisiatif tersebut dan ingin menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar kendaraan. Karena itu, tahun ini kami memperkenalkan ekosistem Drive Worry Free yang mencakup berbagai manfaat, seperti pengisian daya EV gratis," ujar Lisa.
Menurut Lisa, ekosistem terintegrasi yang ditawarkan VinFast menjadi pembeda perusahaan dibandingkan banyak produsen kendaraan listrik lainnya yang memasuki pasar Indonesia.
Ekosistem Drive Worry Free
Melalui program Drive Worry Free, VinFast menawarkan sejumlah manfaat kepemilikan, termasuk pengisian daya gratis, langganan baterai gratis hingga dua tahun, serta jaminan nilai jual kembali kendaraan hingga 80 persen.Perusahaan juga menyatakan telah membangun lebih dari 3.200 stasiun pengisian daya di seluruh Indonesia.
“Dengan ekosistem ini, calon pembeli EV, khususnya pengguna EV untuk pertama kalinya, dapat lebih percaya diri memilih VinFast karena dukungan ekosistem seperti ini masih jarang ditemukan pada merek lain,” jelas Lisa.
Dia menekankan bahwa pengalaman memiliki kendaraan listrik seharusnya tidak berhenti pada proses pembelian. Menurutnya, pengalaman tersebut perlu didukung layanan yang komprehensif selama masa kepemilikan kendaraan.
Program Rent-to-Earn (Sewa Jadi Cuan)
VinFast juga bekerja sama dengan Green SM untuk menghadirkan program Rent-to-Earn alias Sewa Jadi Cuan.Melalui inisiatif tersebut, pelanggan dapat membawa pulang kendaraan VinFast dengan uang muka mulai dari sangat terjangkau, kemudian memperoleh penghasilan dengan mengoperasikan kendaraan melalui platform Green SM.
“Program ini disebut Rent-to-Earn karena pelanggan tidak hanya menyewa kendaraan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjadikannya sebagai aset bisnis yang menghasilkan pendapatan,” kata Lisa.
Skema pembiayaan tersebut dirancang untuk membantu pelanggan memiliki kendaraan listrik tanpa membutuhkan investasi awal dalam jumlah besar.
Green SM berikan dukungan komprehensif bagi mitra
Head of B2C Car Partner & Collaborator Green SM Platform Pandu Erro Saputro mengatakan, Green SM bertujuan menciptakan peluang produktif bagi pemilik kendaraan listrik.Menurutnya, biaya kepemilikan dan nilai ekonomi jangka panjang masih menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli kendaraan listrik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi aset produktif bagi pemiliknya, khususnya melalui program Rent-to-Earn yang dikembangkan VinFast dan Green SM. Green SM menyediakan platform yang memungkinkan pelanggan VinFast memperoleh penghasilan tambahan dengan bergabung dalam jaringan pengemudi kami,” ujarnya.

Head of B2C Car Partner & Collaborator Green SM Platform, Pandu Erro Saputro. (Dok. Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
Pandu menjelaskan, peserta program mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari proses pendaftaran hingga pelatihan pengemudi.
Green SM juga memberikan pelatihan langsung di lapangan, pengenalan platform, serta panduan operasional untuk memastikan peserta siap sebelum mulai menjadi mitra pengemudi Green SM.
“Prosesnya sangat mudah. Pelanggan yang membeli atau menyewa kendaraan VinFast dapat langsung melanjutkan ke program Green SM. Kami memberikan pelatihan langsung di lapangan, panduan penggunaan platform, serta pendampingan penuh selama proses pendaftaran hingga mereka resmi menjadi pengemudi Green SM,” jelas Pandu.
Pendampingan operasional menyeluruh
Sales Training Manager VinFast Indonesia Ahmad Fahrudin menambahkan, Green SM tidak hanya menciptakan peluang penghasilan baru, tetapi juga mendukung peserta yang belum memiliki pengalaman sebagai pengemudi layanan transportasi daring.
Sales Training Manager VinFast Indonesia, Ahmad Fahrudin. (Dok. Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
Peserta mendapatkan pelatihan yang mencakup proses pendaftaran, penggunaan platform, operasional harian, hingga strategi untuk memaksimalkan produktivitas dan pendapatan.
“Green SM memberikan dukungan komprehensif, mulai dari pelatihan dan proses orientasi hingga panduan operasional, sehingga membantu mitra pengemudi kami memaksimalkan potensi pendapatan mereka,” kata Ahmad.
Produk disesuaikan dengan kebutuhan konsumen
VinFast juga menawarkan beragam produk yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda.“Kami selalu memulai dengan memahami kebutuhan mobilitas setiap pelanggan,” jelas Ahmad.
Menurutnya, VF 3 ideal untuk mobilitas perkotaan berkat dimensinya yang kompak dan kemudahan bermanuver di jalan yang sempit.
Sementara itu, VF e34 dan VF 5 ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan ruang kabin lebih luas, kenyamanan, dan kepraktisan untuk perjalanan jarak jauh maupun bepergian ke luar kota.

(Kiri ke kanan: Sales Training Manager VinFast Indonesia, Ahmad Fahrudin, Deputy CEO for Sales & Network, VinFast Indonesia, Lisa Wijaya, Founder, Finansialku.com, Melvin Mumpuni, ST., MBA., CFP®., QWP®, Head of B2C Car Partner & Collaborator Green SM Platform, Pandu Erro Saputro pada acara VIN TALKS dalam ajang GIIAS 2026 di ICE BSD Tangerang, Minggu, 2 Agustus 2026. (Dok. Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
Dukung transisi kendaraan listrik di Indonesia
Melalui ekosistem terintegrasi tersebut, VinFast tidak hanya berupaya mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia, tetapi juga menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lengkap melalui infrastruktur pengisian daya, solusi pembiayaan, layanan purnajual, serta peluang menghasilkan pendapatan melalui kerja sama dengan Green SM.Perusahaan meyakini pendekatan menyeluruh tersebut dapat mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi sekaligus menjawab kekhawatiran konsumen terkait kepemilikan kendaraan listrik.
Dengan memadukan kemudahan, keamanan finansial, dan peluang bisnis, VinFast berupaya meningkatkan nilai ekonomi jangka panjang dari kepemilikan kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia.