Rupiah Akhir Pekan ke Level Rp17.382/USD

Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.

Rupiah Akhir Pekan ke Level Rp17.382/USD

Ade Hapsari Lestarini • 8 May 2026 18:00

Jakarta: Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini turun 49 poin atau 0,28 persen menjadi Rp17.382 per USD. Rupiah turun dari penutupan sebelumnya di level Rp17.333 per USD.

Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat ini juga bergerak turun ke level Rp17.375 per USD dari sebelumnya Rp17.362 per USD.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pelemahan rupiah meningkat seiring tensi di Timur Tengah menengah pascapenyerangan AS ke Iran.

"Tensi di Timur Tengah kembali meningkat pascapenyerangan AS ke Iran di hari ini. Alhasil, harga minyak global kembali meningkat dan dolar AS kembali terapresiasi secara luas," ungkap dia, dilansir Antara, Jumat, 8 Mei 2026.


Ilustrasi mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
 

 

AS melanggar gencatan senjata


Mengutip Sputnik, Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Ebrahim Zolfaghari mengatakan AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang beberapa wilayah Iran, termasuk pantai pelabuhan Khamir, kota Sirik dan Pulau Qeshm, serta dua kapal Iran.

Angkatan bersenjata Iran segera membalas, menyerang kapal perang Amerika di sebelah timur Selat Hormuz dan selatan pelabuhan Chabahar, menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Sebagai tanggapan, Komando Pusat AS mengatakan militer AS menghilangkan ancaman yang masuk. Serta menargetkan fasilitas militer Iran tempat serangan dilakukan terhadap pasukan AS.

Sepanjang pekan, menurut Josua, rupiah bergerak sideways seiring melemah pada awal pekan, dan kemudian sempat menguat di akhir sesi, akibat dukungan Tiongkok terhadap negosiasi perdamaian di Timur Tengah. Namun, kemudian kembali melemah pada Jumat ini.

"Pada perdagangan pekan depan, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang terbatas di level Rp17.300-Rp17.425 per USD," ucap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)