Gedung KPK. Foto: Metrotvnews.com/Candra Yuri Nuralam
Usut Korupsi Iklan, KPK Cecar Asisten Pribadi Ridwan Kamil soal Pembiayaan
Candra Yuri Nuralam • 29 January 2026 20:54
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa asisten pribadi, eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), Randy Kusumaatmadja. Randy diminta menjelaskan aktivitas dan pembiayaan mencurigakan RK untuk dikaitkan dengan kasus dugaan rasuah pada pengadaan iklan.
“Saksi juga dimintai keterangan perihal aktivitas Gubernur Jabar saat itu, termasuk pembiayaan,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis, Kamis, 26 Januari 2026.
Ada sejumlah saksi lain yang dimintai keterangan untuk mendalami peran RK dalam kasus ini. Saksi tersebut, yaitu Direktur Golden Money Changer Djunianto Lemuel, pegawai Golden Money Changer Arti, Kasubag Rumah Tangga Gubernur Ervin Yanuardi Effendi, dan ibu rumah tangga Wena Natasha Olivia.
Dalam kasus ini, KPK juga mendalami sejumlah penukaran uang asing. Penyidik menduga transaksi berkaitan dengan perkara karena adanya penyamaran.
“Saksi juga didalami soal penukaran-penukaran uang asing-rupiah, yang dilakukan atas nama pihak terkait,” ujar Budi.
Baca Juga:
Ketua KPK Serahkan Pemilihan Saksi Kasus Rasuah Iklan ke Penyidik |
KPK telah memeriksa RK dalam kasus rasuah ini pada Selasa, 2 November 2025. RK membantah terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan. Dia juga membantah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.
"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlebat, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.
RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.
"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.
Tiga pihak itu disebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah yang tengah diusut KPK.
KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.
“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi.