Pramono Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Pramono Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Athiyya Nurul Firjatillah • 6 March 2026 16:56

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pasokan bahan pangan dalam kondisi aman menjelang Lebaran 2026. Kepastian ini disampaikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut sejumlah komoditas pangan, utamanya beras, daging, dan cabai merah keriting masih memiliki stok yang mencukupi di pasaran. Ia menambahkan, meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, peningkatan tersebut masih tergolong wajar.

“Untuk Jakarta hal yang menyangkut kebutuhan pokok mulai dari beras, daging, cabai merah keriting dan yang lain-lain kami meng-guarantee aman. Bahkan kami kelebihan stok sebenarnya, kenapa kami sampaikan sampai hari ini terbukti di pasar tidak ada kenaikan yang signifikan bahwa ada kenaikan cabai merah keriting kemarin hanya sekitar 3-4-5 persen,” kata Pramono, Jumat, 6 Maret 2026.

Dari sejumlah komoditas pangan, pemerintah provinsi memberi perhatian khusus pada ketersediaan daging. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga menjelang meningkatnya permintaan saat lebaran. Pramono menjelaskan pemerintah telah menambah pasokan daging guna memastikan harga tetap terkendali di pasar.

“Mudah-mudahan ini kita bisa jaga termasuk yang paling utama adalah daging. Kenapa kemudian kemarin daging kami mengimport dan masuk 2000 ekor. Betul-betul kami persiapkan supaya harga daging di Jakarta tidak mengalami kenaikan,” ungkap Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok. Metrotvnews.com

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri. Pasalnya, permintaan bahan pangan biasanya meningkat signifikan menjelang momen besar keagamaan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)