Pratikno Sampaikan Isu Prioritas Kemenko PMK kepada Sugiono

Sugiono dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggantikan Pratikno di Istana Negara. Foto: Antara.

Pratikno Sampaikan Isu Prioritas Kemenko PMK kepada Sugiono

Gabriella Thesa Widiari • 1 October 2026 20:53

Jakarta: Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyerahkan sejumlah isu prioritas Kemenko PMK kepada penerusnya, Sugiono. Isu krusial yang dititipkan mencakup percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi wilayah pascabencana di berbagai daerah.

Selain penanganan bencana, Pratikno juga menyampaikan deretan program strategis di bidang pendidikan. Beberapa di antaranya meliputi skema sekolah negeri gratis, pengembangan Sekolah Unggul Garuda, hingga integrasi sistem sekolah nasional.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Sugiono tentu saja ada beberapa agenda, salah satunya kita koordinasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai tempat," ujar Pratikno, dilansir dari Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pratikno menambahkan, ruang lingkup Kemenko PMK juga mencakup pembenahan sektor kesehatan serta penguatan program pembangunan manusia secara menyeluruh. Ia optimistis Sugiono mampu mengawal seluruh agenda prioritas tersebut dengan baik.

"Kami kan komunikasi sangat baik dengan teman-teman sesama menteri, dan Pak Sugiono kan sudah paham betul hal-hal yang harus dikerjakan dan tentu saja kami selalu siap mendukung," kata Pratikno.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sugiono sebagai Menko PMK menggantikan Pratikno berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026. Sugiono sebelumnya mengemban amanah sebagai Menteri Luar Negeri sejak awal pembentukan Kabinet Merah Putih.


Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Foto: ANTARA/HO-Kemenko PMK.

Pelantikan Sugiono dilakukan berbarengan dengan perombakan sejumlah posisi kunci di pemerintahan. Beberapa pejabat yang turut dilantik antara lain Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai KSP, serta Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam.

(Gabriella Thesa Widiari)