Jadwal hingga Materi Ujian Asesmen Guru dan Tenaga Kependidikan

Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026. Foto: Dok. Instagram/pendiskemenag

Jadwal hingga Materi Ujian Asesmen Guru dan Tenaga Kependidikan

Angel Rinella • 7 October 2026 18:59

Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026 bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Program ini digelar untuk memetakan kompetensi sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kemampuan profesional para guru dan tenaga kependidikan.

AKGTK digunakan untuk melihat kemampuan guru, kepala madrasah, pengawas, serta tenaga kependidikan berdasarkan bidang tugas masing-masing. Hasil asesmen nantinya dapat menjadi acuan Kemenag dalam menyusun program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menyampaikan informasi pelaksanaan AKGTK 2026 melalui surat edaran pada 15 September 2026. Ketentuan pelaksanaannya kemudian diperbarui melalui Surat Nomor B-89/Dt.I.II/KP.02/09/2026 tertanggal 22 September 2026 yang melengkapi Surat Edaran Nomor B-86/Dt.I.II/KP.02/09/2026.

Pelaksanaan asesmen utama berlangsung serentak pada 5-9 Oktober 2026 secara daring. Peserta dapat melihat jadwal, akun ujian, serta informasi lainnya melalui sistem EMIS GTK masing-masing.



Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026. Foto: Dok. Instagram/pendiskemenag

Apa Itu AKGTK 2026?

Dilansir laman resmi AKGTK Kemenag RI, AKGTK menjadi sarana Kemenag untuk mengetahui kemampuan guru dan tenaga kependidikan madrasah secara lebih menyeluruh. Asesmen ini mencakup kemampuan pedagogik, profesional, manajerial, supervisi, hingga kompetensi yang sesuai dengan tugas masing-masing peserta.

Hasil AKGTK tidak hanya digunakan untuk melihat kemampuan peserta, tetapi juga menjadi bahan penyusunan program pengembangan profesi. Dengan hasil tersebut, Kemenag dapat menentukan kebutuhan pembinaan dan peningkatan kompetensi bagi guru serta tenaga kependidikan madrasah.

AKGTK 2026 wajib diikuti guru pada jenjang RA, MI, MTs, dan MA, kepala madrasah, pengawas madrasah, tenaga perpustakaan, serta tenaga laboratorium. Peserta wajib memiliki kualifikasi pendidikan minimal D4/S1 dan tercatat aktif dalam aplikasi EMIS GTK.

Peserta juga harus terdaftar aktif dalam sistem SIMPATIKA Kemenag serta memiliki Nomor Pendidik Kemenag (NPK) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Informasi mengenai username, password, dan jadwal sesi ujian dapat diperiksa melalui akun masing-masing.

Jadwal AKGTK Kemenag 2026

Rangkaian AKGTK 2026 dimulai dengan pembukaan akses informasi peserta pada 19 September 2026. Peserta dapat mengecek username, password, serta jadwal sesi ujian melalui portal EMIS GTK.

Pada 19-20 September 2026, peserta juga mengikuti uji coba login dan simulasi menggunakan aplikasi Safe Exam Browser (SEB) pada perangkat komputer masing-masing. Setelah tahap tersebut, ujian utama AKGTK 2026 dilaksanakan secara serentak pada 5-9 Oktober 2026 sesuai rumpun tugas peserta.

Berikut rincian jadwal asesmen AKGTK Kemenag 2026:

Senin, 5 Oktober 2026
  • Sesi 1: Pukul 07.30-09.30 WIB untuk Guru Kelas.
  • Sesi 2: Pukul 10.00-12.00 WIB untuk Guru Kelas.
  • Sesi 3: Pukul 13.00-15.30 WIB untuk Guru Kelas. 
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Sesi 1: Pukul 07.30-09.30 WIB untuk Guru Kelas dan Akidah Akhlak.
  • Sesi 2: Pukul 10.00-12.00 WIB untuk Akidah Akhlak dan Bahasa Arab.
  • Sesi 3: Pukul 13.00-15.30 WIB untuk Al-Qur'an Hadis dan Bahasa Arab.
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Sesi 1: Pukul 07.30-09.30 WIB untuk Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Fikih.
  • Sesi 2: Pukul 10.00-12.00 WIB untuk Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
  • Sesi 3: Pukul 13.00-15.30 WIB untuk Bahasa Inggris, Biologi, dan Ekonomi.
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Sesi 1: Pukul 07.30-10.30 WIB untuk Matematika.
  • Sesi 2: Pukul 10.30-12.30 WIB untuk Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Kepala Madrasah.
  • Sesi 3: Pukul 13.00-15.30 WIB untuk Kepala Madrasah, Pengawas, Laboran, dan Pustakawan.
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Sesi 1: Pukul 07.30-10.30 WIB untuk peserta dengan bidang Fisika, Kimia, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ketentuan Pelaksanaan AKGTK

AKGTK 2026 dilaksanakan secara daring menggunakan laptop atau PC yang telah terpasang aplikasi SEB dan terhubung dengan internet. Peserta mengikuti asesmen sesuai penugasan yang tercatat dalam sistem EMIS GTK.

Selama ujian, peserta tidak diperbolehkan membawa buku, bahan referensi, kamera, ponsel, flashdisk, maupun kalkulator. Asesmen juga wajib dikerjakan secara mandiri dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain.

Peserta diminta melakukan login 15 menit sebelum jadwal ujian dimulai. Konfirmasi kehadiran harus dilakukan paling lambat 10 menit setelah sesi dimulai, sedangkan peserta dianjurkan sudah berada di lokasi 30 menit sebelum ujian untuk mengantisipasi kendala teknis.

Jika mengalami kendala seperti gagal loading, peserta diminta segera melapor kepada Kantor Wilayah Kemenag setempat. Peserta nantinya dapat dijadwalkan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

Ilustrasi Guru. Foto: Dok. Pexels

Materi dan Jumlah Soal AKGTK 2026

Setiap kategori peserta AKGTK 2026 mendapatkan materi dan komposisi soal yang berbeda sesuai dengan tugas masing-masing. Meski materi yang diujikan berbeda, seluruh kategori peserta mengerjakan total 80 soal.

Berikut rincian materi dan jumlah soal AKGTK 2026:

Guru Kelas

Guru Kelas mengerjakan 80 soal yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, dan Moderasi Beragama.
  • Pedagogik: 15 soal
  • Literasi: 15 soal
  • Numerasi: 15 soal
  • Sains: 15 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Guru MI, MTs, MA, dan MAK

Guru pada jenjang tersebut mengerjakan 80 soal dengan materi pedagogik, profesional sesuai mata pelajaran yang diampu, serta Moderasi Beragama.
  • Pedagogik: 20 soal
  • Profesional sesuai mata pelajaran: 40 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Materi profesional mencakup Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan Sejarah.

Kepala Madrasah RA, MI, MTs, MA, dan MAK

Materi untuk Kepala Madrasah berfokus pada kemampuan mengelola dan mengembangkan madrasah, dengan total 80 soal.
  • Manajerial: 36 soal
  • Supervisi: 12 soal
  • Kewirausahaan: 12 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Pengawas Madrasah

Pengawas Madrasah mengerjakan 80 soal yang menguji kemampuan supervisi, evaluasi, serta pengembangan pendidikan.
  • Supervisi Akademik: 15 soal
  • Supervisi Manajerial: 15 soal
  • Evaluasi Pendidikan: 15 soal
  • Penelitian dan Pengembangan: 15 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Tenaga Perpustakaan

Tenaga Perpustakaan mengerjakan 80 soal yang berfokus pada kompetensi profesional dan Moderasi Beragama.
  • Kompetensi Profesional: 60 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Tenaga Laboratorium

Tenaga Laboratorium juga mengerjakan 80 soal dengan materi yang disesuaikan dengan tugasnya.
  • Kompetensi Profesional: 60 soal
  • Moderasi Beragama: 20 soal

Cakupan materi AKGTK 2026 disesuaikan dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing peserta. Guru Kelas akan menghadapi materi Literasi, Numerasi, dan Sains, sedangkan guru mata pelajaran mendapatkan materi sesuai rumpun yang diampu, termasuk Pendidikan Agama Islam, bidang STEM, dan mata pelajaran umum.

Sementara itu, Kepala Madrasah dan Pengawas mendapatkan materi yang berkaitan dengan Manajerial, Supervisi Akademik dan Manajerial, Kewirausahaan, serta Evaluasi Pendidikan. Adapun tenaga kependidikan mengikuti materi yang berhubungan dengan kompetensi profesional Laboran dan Pustakawan.

Cara Cek Jadwal dan Akun Ujian AKGTK

Guru dan tenaga kependidikan dapat mengecek jadwal, username, serta password ujian melalui portal EMIS GTK di emisgtk.kemenag.go.id. Peserta dapat mengakses informasi tersebut menggunakan akun SIMPATIKA masing-masing.

Peserta yang mengalami kendala login atau menemukan ketidaksesuaian data disarankan segera berkoordinasi dengan operator madrasah. Koordinasi juga dapat dilakukan dengan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota sebelum jadwal asesmen berlangsung agar kendala dapat ditangani lebih awal.

(Arga Sumantri)