KAI Catat 174 Ribu Penumpang Jarak Jauh Bepergian pada 21 Maret

Penumpang kereta api. Foto: Metro TV/Aris Setya.

KAI Catat 174 Ribu Penumpang Jarak Jauh Bepergian pada 21 Maret

Fachri Audhia Hafiez • 21 March 2026 22:21

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pergerakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, sebanyak 174.198 pelanggan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara menyentuh angka 108,1 persen.

“Di tengah tingginya mobilitas pada masa angkutan Lebaran, pelanggan kami imbau untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaannya, terutama barang berharga, agar tidak tertinggal maupun tertukar,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan tertulisnya, dilansir Media Indonesia, Sabtu, 21 Maret 2026.
 


Anne menjelaskan bahwa tingginya mobilitas penumpang harus dibarengi dengan kewaspadaan ekstra terhadap barang pribadi. Berdasarkan data KAI, jumlah temuan barang di stasiun dan kereta terus meningkat tajam. 

Pada Februari 2026, tercatat ada 3.578 barang temuan dengan estimasi nilai mencapai Rp2,8 miliar. Di mana 863 di antaranya merupakan barang berharga seperti ponsel, tablet, dan perhiasan.

Untuk memberikan rasa aman, KAI memastikan layanan Lost and Found di setiap stasiun dan di atas kereta bekerja secara optimal. Setiap barang yang ditemukan oleh petugas akan langsung diumumkan melalui pengeras suara. Jika belum diambil, barang tersebut akan didata secara mendetail ke dalam sistem elektronik perusahaan.

“Kami mengutamakan akurasi data dan keamanan barang. Setiap item diperiksa, didata, dan disimpan sesuai prosedur agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya dengan tepat,” jelas Anne.
 
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan barang, KAI menyarankan untuk segera melapor kepada kondektur, petugas keamanan, atau petugas layanan Lost and Found di stasiun tujuan. Selain itu, bantuan juga bisa didapatkan melalui Contact Center KAI 121 atau layanan WhatsApp resmi KAI.

Anne menutup dengan imbauan agar pemudik selalu melakukan pengecekan ulang sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. 

“KAI berharap tingginya pergerakan pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026 dapat tetap berlangsung tertib, aman, dan nyaman, seiring meningkatnya kesadaran pelanggan dalam menjaga barang bawaan masing-masing,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)