Cek Fakta: APBN Hanya Cukup untuk 3 Bulan

foto: tangkapan layar TikTok

Cek Fakta: APBN Hanya Cukup untuk 3 Bulan

Putri Purnama Sari • 24 April 2026 12:34

Jakarta: Baru baru ini, beredar sebuah unggahan di TikTok yang menarasikan APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan. Informasi tersebut diunggah oleh akun TikTok @inve********* pada Kamis, 23 April 2026.
 
Berikut narasi lengkapnya.
 
"APBN RI Makin Tipis. Kesehatan keuangan nasional kini menjadi perbincangan hangat seiring munculnya analisis publik terkait sinkronisasi beban belanja besar dengan ketersediaan ruang fiskal hingga periode Juli 2026. Dengan alokasi program strategis yang menyerap dana sangat masif setiap harinya, muncul kalkulasi independen yang menyoroti potensi tekanan likuiditas dalam jangka pendek. Jika keseimbangan kas ini tidak segera diperkuat, kemampuan anggaran negara dalam menjaga momentum pertumbuhan di kuartal mendatang dikhawatirkan akan menemui tantangan besar."



Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya.
 

Penelusuran:

Dari hasil penelusuran Metrotvnews.com, unggahan yang dinarasikan APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dollar AS tidak memiliki data resmi dan valid, serta berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Faktanya, kondisi fiskal negara tidak dapat dinilai hanya dari klaim sepihak atau potongan narasi yang beredar di media sosial. Pengelolaan APBN didasarkan pada indikator yang jelas dan terukur, seperti pendapatan negara, belanja negara, pembiayaan, posisi kas, serta strategi dalam mengelola utang dan defisit. 

Seluruh perkembangan tersebut juga dipublikasikan secara rutin melalui kanal resmi pemerintah sehingga dapat diakses dan diverifikasi oleh masyarakat.

Sebagai informasi, performa ekonomi Indonesia justru menunjukkan tren yang positif. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,39 persen, sementara secara keseluruhan tahun 2025 mencapai 5,11 persen. Capaian ini mencerminkan bahwa stabilitas serta ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga dengan baik.

Penjelasan pemerintah

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turut membantah narasi tersebut. Melalui akun Instagram @ppid.kemenkeu, pemerintah memastikan berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dollar AS merupakan berita hoaks.

"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya," tulis akun @ppid.kemenkeu.

Sedangkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu, 22 April 2026, mengungkapkan Indonesia justru hampis keluar dari 'kutukan' pertumbuhan ekonomi 5 persen setelah satu dekade. Hal ini didasarkan pada pertumbuhan kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen dan pertumbuhan ekonomi pada 2025 mencapai 5,11 persen.

Tren ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif, sehingga bertolak belakang dengan klaim bahwa fiskal Indonesia hanya mampu bertahan tiga bulan.

Kesimpulan:

Unggahan yang menyebut APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dollar AS adalah hoaks, karena tidak memuat data yang bisa dipertanggungjawabkan. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).

Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.

Referensi:

https://www.instagram.com/p/DXb3xDXCSlr/?img_index=2&igsh=YTVlcWQ1NTE4Y3A3
https://www.instagram.com/p/DXeGmjqgPSh/?igsh=dGRtODRlbHl3cjRv

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)