Ilustrasi pengemudi ojek online. Foto: dok Istimewa.
BHR Ojol Cair Mulai H-14 Lebaran, Airlangga: Jumlahnya Naik 2 Kali Lipat
Husen Miftahudin • 3 March 2026 12:07
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong bonus hari raya (BHR) untuk mitra pengemudi transportasi daring/online atau ojek online (ojol) mulai dicairkan pada H-14 Lebaran, dan paling lambat pada H-7 Lebaran.
"Kami mendorong penyaluran (BHR) dilakukan lebih awal H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idulfitri," kata Airlangga dalam Konferensi Pers Terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, Selasa, 3 Maret 2026.
Lebih lanjut Airlangga menyampaikan total nilai BHR yang diberikan kepada 850 ribu mitra pengemudi ojol di tahun ini mencapai sebanyak Rp220 miliar. Angka ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar Rp110 miliar.
Grab dan GoTo pada tahun ini masing-masing akan merogoh kocek sebanyak Rp110 miliar untuk pemberian BHR mitra pengemudi ojol tahun ini. Jumlah tersebut naik dari pemberian BHR pada tahun lalu yang hanya sebesar Rp50 miliar di masing-masing aplikator tersebut.
"Tahun ini (masing-masing) Rp110 miliar atau meningkat dua kali, dan penerimanya juga menerima masing-masing (jumlah mitra pengemudi) 400 ribu," terang Airlangga.
| Baca juga: THR Karyawan Swasta Gak Boleh Dicicil, Paling Lambat Cair H-7 Lebaran! |

(Ilustrasi THR. Foto: dok Jenius)
Komitmen aplikator
Maxim juga akan memberikan BHR kepada 51 ribu mitra di 2026 ini, naik dari total hanya 1.000 mitra yang menerima BHR pada tahun lalu. Selanjutnya, InDrive juga memberikan BHR kepada sekitar 500 mitra pengemudi untuk tahun ini.
"Bonus Hari Raya untuk ojol ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator, dan Alhamdulillah (para aplikator) berkomitmen kuat diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini," tutur Airlangga.
Adapun pada Konferensi Pers Terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, selain dari perwakilan pemerintah, juga dihadiri pula oleh CEO GoTo Hans Patuwo, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, CEO PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim) Vadim Lunusov, serta Country Manager inDrive Indonesia Rio Aristo.