Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Emas Dunia Menuju Kuartalan Terburuk Sejak 2013
Eko Nordiansyah • 1 July 2026 09:05
Chicago: Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, dan berada di jalur mencatat kinerja kuartalan terburuk sejak 2013. Logam mulia tertekan oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), penguatan dolar AS, serta kekhawatiran terhadap inflasi.
Dikutip dari Investing.com, Rabu, 1 Juli 2026, harga emas spot turun 0,1 persen menjadi USD4.011,82 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka melemah 0,3 persen menjadi USD4.026,30 per ons.
Sejauh ini, harga emas spot telah turun lebih dari 11 persen dan berada di jalur mencatat penurunan bulanan untuk empat bulan berturut-turut.
Data tenaga kerja jadi fokus investor
Pelaku pasar pekan ini mencermati sejumlah indikator pasar tenaga kerja AS sebagai petunjuk arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).Sebelumnya, indikator inflasi pilihan The Fed pada Mei mencatat kenaikan tahunan tertinggi sejak Oktober 2023. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
.jpg)
(Ilustrasi emas. Foto: Dok Bappebti)
Meski harga minyak telah kembali turun setelah sempat melonjak akibat konflik Iran, analis menilai tekanan inflasi dari gejolak energi masih berpotensi memengaruhi perekonomian.
Jika data pasar tenaga kerja menunjukkan kondisi yang tetap kuat, ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter diperkirakan akan semakin terbatas.
Pada Selasa, data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) menunjukkan jumlah lowongan kerja pada Mei mencapai 7,594 juta, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 7,296 juta dan sedikit di atas angka revisi April sebesar 7,585 juta.
Sementara itu, indeks kepercayaan konsumen AS versi Conference Board naik menjadi 91,2 pada Juni dari 90,6 pada Mei.
Tertekan sepanjang kuartal II
Harga emas diperkirakan mencatat penurunan kuartalan terdalam sejak kuartal II 2013. Tekanan tersebut dipicu oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga menyusul lonjakan inflasi akibat kenaikan harga energi.Harga emas spot tercatat turun sekitar 14,1 persen sepanjang kuartal II 2026 dan sempat berada di bawah level psikologis USD4.000 per ons pada 24 Juni, untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu.
"Emas jatuh di bawah USD4.000 per ons, mengakhiri paruh pertama yang mengecewakan bagi logam mulia ini. Emas sempat mendekati USD5.400 pada Januari tetapi telah kehilangan daya tariknya sejak dimulainya perang Iran," kata Kepala Pasar AJ Bell Dan Coatsworth.