Tren Berburu Baju Lebaran Sebelum Ramadan, Gamis 'Bini Orang' Jadi Incaran

Kios pakaian di Pasar Tanah Abang. Foto: Metrotvnews.com/Jessica Nur Faddilah.

Tren Berburu Baju Lebaran Sebelum Ramadan, Gamis 'Bini Orang' Jadi Incaran

Arga Sumantri • 9 February 2026 14:47

Jakarta: Geliat jual beli di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai meningkat menjelang Ramadan 2026. Bahkan, ada masyarakat yang sudah mulai mencari pakaian untuk dipakai saat lebaran, meski belum memasuki ramadan.

Seperti yang tampak pada Minggu, 8 Februari 2026. Pasar Tanah Abang padat dipenuhi pengunjung yang datang untuk berbelanja berbagai kebutuhan ramadan hingga lebaran. 

Masyarakat tampak memadati kios-kios pakaian untuk mencari baju lebaran, baju koko, kerudung, mukena, hingga pakaian anak. Suasana pasar yang ramai terlihat dari jumlah kios yang menampilkan model pakaian seragam, terutama gamis, yang menjadi salah satu produk paling diminati.

Gamis 'Rompi Lepas' hingga 'Bini Orang' paling dicari

Sejumlah pedagang menyebut, gamis dengan model rompi lepas menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari pembeli. Sesuai namanya, gamis ini memiliki rompi yang dapat dilepas pasang, sehingga dinilai lebih fleksibel. 

Selain itu, tren gamis 'Bini Orang' juga mendominasi pasar. Gamis ini memiliki potongan loose fit yang tidak ketat, memberi siluet melebar ke bawah, serta dilengkapi alsen susun pada bagian lengan hingga tiga tingkat. Selain gamis, tunik juga masih menjadi incaran pembeli.

Dilla, 25, pemilik salah satu kios gamis di Pasar Tanah Abang, mengatakan pembeli sudah mulai berdatangan untuk mencari baju lebaran. Namun, kondisi ramai pengunjung hanya terjadi di akhir pekan.

"Dari awal Februari, orang-orang sudah mulai ke Tanah Abang nanyain baju Lebaran. Tapi ramainya biasanya Sabtu sama Minggu," ujar Dilla saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Februari 2026.

Model gamis 'bini orang' yang viral di media sosial. Foto: Metrotvnews.com/Jessica Nur Faddilah

Ia menyebut pakaian perempuan untuk lebaran yang paling banyak dicari adalah gamis 'bini orang' dengan harga sekitar Rp300 ribu. Sementara, gamis dan tunik lainnya dijual mulai Rp220 ribu. 

"Gamis bini orang Rp300 ribu, kalau gamis dan tunik Rp 220 ribu. Itu yang paling banyak dicari dan dibeli orang-orang," kata Dilla.

Hal senada disampaikan Gita Safitri, 25, yang mengelola kios gamis milik keluarganya. Gita mengamini gamis 'bini orang' menjadi produk terlaris karena pengaruh tren di media sosial. Ia juga menjual gamis viral tersebut di kisaran Rp300 ribu.

"Paling banyak itu gamis 'bini orang' sebenarnya awal disebut seperti itu karena di TikTok viral, jadinya dikenal dengan gamis 'bini orang'," ujar Gita.  

Omset belum sesuai harapan

Meski pasar mulai ramai, Dilla dan Gita mengaku omset penjualan tahun ini belum menyamai tahun sebelumnya. "Lebih mending tahun kemarin," ucap Dilla. 

Gita mengakui penjualan mulai menunjukkan kenaikan ketimbang tahun lalu, namun belum signifikan. 

"Kalau tahun kemarin turun, tapi dari bulan-bulan kemarin alhamdulillah naik. Belum sampai 80 persen, karena hari-hari baisa masih sepi, ramainya Sabtu sama Minggu saja." Kata Gita. 

Meski demikian, ia menilai kondisi tahun ini sedikit lebih baik karena hari biasa mulai menunjukan peningkatan meski belum memasuki bulan puasa. 

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)