Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok. Antara.
Pramono Anung Prioritaskan Kualitas Pendidikan melalui Penguatan Guru
Fachri Audhia Hafiez • 15 July 2026 18:42
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pejabat fungsional guru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang menjunjung tinggi kompetensi, dedikasi, serta integritas.
"Pendidikan, kesehatan, dan bantalan sosial merupakan prioritas dalam pemerintahan yang saya pimpin. Oleh karena itu, saya meminta para pendidik untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan," ujar Pramono dalam acara Pelantikan Pejabat Fungsional Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 15 Juli 2026.
Pramono memerinci dari total 239 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 150 orang di antaranya merupakan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Menurutnya, dominasi jumlah guru dalam pelantikan ini merefleksikan betapa pentingnya sektor pendidikan dalam mendukung pembangunan kota Jakarta ke depan.
"Saya sungguh berharap, mudah-mudahan pendidikan Jakarta akan semakin maju," harap Pramono.
Ia menilai pendidikan sebagai instrumen utama membuka kesempatan bagi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup mereka. Atas dasar itu, Pemprov DKI Jakarta terus mempertahankan program bantuan sosial pendidikan agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa terus bersekolah hingga jenjang tertinggi.
.jpg)
Ilustrasi guru. Foto: Dok. MI.
Saat ini, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tercatat telah menjangkau lebih dari 707.520 siswa. Sementara itu, bantuan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) disalurkan kepada sekitar 15.900 mahasiswa.
Pramono meyakini penguatan kualitas aparatur pendidikan dan keberlanjutan program bantuan sosial ini merupakan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
"Makin banyak anak-anak dari keluarga yang belum beruntung bisa sekolah setinggi-tingginya, itu akan membuat mereka mempunyai harapan, kesempatan untuk menjadi orang yang bisa memperbaiki kehidupan keluarganya," kata Pramono.