Tangkapan layar- Seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan oleh penagih utang di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Polrestabes Bandung
Pria di Bandung Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Debt Collector
Whisnu Mardiansyah • 11 March 2026 15:27
Bandung: Polrestabes Bandung menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial A, 32, oleh sejumlah penagih utang atau debt collector di kawasan Jalan BKR, Kota Bandung. Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah video kejadian beredar luas.
Kanit Reskrim Polsek Regol Iptu Budi mengatakan kejadian bermula saat korban diminta bantuan oleh temannya yang sebelumnya diberhentikan oleh debt collector pada Minggu, 8 Maret 2026.
"Untuk sementara kami baru mendapatkan keterangan dari korban. Intinya kami belum mendapatkan keterangan dari kedua belah pihak, baru dari versi korban," kata Budi di Bandung, Selasa, 10 Maret 2026.
Budi menjelaskan setibanya di lokasi, korban menanyakan keberadaan seseorang berinisial R yang diduga sebagai debt collector dengan tujuan agar sepeda motor milik temannya dapat dikembalikan.
Namun saat itu R tidak berada di lokasi. Beberapa orang kemudian memanggil R untuk datang ke lokasi. Setelah bertemu, keduanya sempat terlibat cekcok yang berujung perkelahian.
"Duel satu lawan satu. Setelah satu lawan satu selesai, bersalaman. Namun dari pihak korban mungkin belum menerima atau bagaimana, masih berbicara. Nah si pelaku R ini akhirnya korban dikejar lagi, lalu korban lari ke gang," ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, korban diduga kemudian dikeroyok oleh beberapa orang dan dipukul menggunakan benda keras yang diduga berupa besi.

Ilustrasi - Debt collector (Antarakalteng)
Budi mengatakan berdasarkan bukti sementara yang telah dikumpulkan, polisi menduga ada dua orang pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
"Yang dapat kita cukup bukti itu hanya dua orang. Keterangan dari saksi korban dipukul oleh pelaku menggunakan alat seperti besi," katanya.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari terduga pelaku. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.