Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena. (Metro TV/Marianus Marselus)
TN Komodo Diminta Tutup Total Selama Pencarian Korban KM Putri Sakinah
1 January 2026 08:25
Labuan Bajo: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena meminta seluruh aktivitas wisata di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo ditutup total. Penutupan ini berlaku selama operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah berlangsung.
"Saya mohon pengertian seluruh masyarakat di Manggarai Barat, Labuan Bajo, dan semua wisatawan lain di Labuan Bajo," katanya di Labuan Bajo, dikutip Kamis, 1 Januari 2026.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk solidaritas pemerintah terhadap keluarga korban. Tindakan ini juga menunjukkan empati kepada mereka yang hingga kini masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya yang belum ditemukan.
"Kita mengikuti imbauan pemerintah pusat sebagai bentuk empati kepada korban. Kita berharap agar pencarian Basarnas dan semua tim sampai besok mudah-mudahan segera ketemu," ujar Melki.
Gubernur meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengelola wisata, pelaku usaha, dan operator kapal, untuk menghormati proses pencarian. Masyarakat juga diminta memberi ruang penuh bagi Tim SAR Gabungan di lapangan.
"Kita bantu untuk tidak dulu bergerak di sekitar sini karena ini dipakai untuk evakuasi," ucapnya.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama rombongan dan Tim SAR gabungan melakukan pencarian 3 WNA Spanyol korban kecelakaan kapal wisata. (ANTARA/Gecio Viana)
Langkah penutupan sementara kawasan konservasi ini bertujuan mempermudah mobilisasi unsur SAR, penyelam profesional, dan peralatan pencarian di perairan TN Komodo. Wilayah ini memiliki arus laut kuat dan medan penyelaman berisiko tinggi.
Gubernur menyebut tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban. Peristiwa ini juga dirasakan masyarakat NTT dan dunia pariwisata nasional secara luas.