Pelantikan PBNU Digelar di Ponpes Al-Hamid Hari Ini

Suasana jelang pelantikan pengurus PBNU periode 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jaktim. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.

Pelantikan PBNU Digelar di Ponpes Al-Hamid Hari Ini

Zaenal Arifin • 24 October 2026 10:50

Jakarta: Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031, digelar di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu, 24 Oktober 2026. Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian awal kepengurusan PBNU setelah jajaran pengurus menggelar rapat koordinasi perdana di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus PBNU yang akan dilantik. Seperti Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi, Gus Kikin hadir dengan mengenakan baju koko putih, peci hitam, dan sarung. Kedatangannya disambut sejumlah pengurus PBNU yang telah berada di lingkungan pesantren Al-Hamid, seperti Katib Aam PBNU Mohammad Nuh.
 


Selain itu, hadir pula Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang juga mengenakan sarung khas pakaian Nahdliyin. Hadir juga Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sementara itu, di area luar pesantren, sejumlah orang terlihat berjajar di sepanjang lingkungan pondok. Mereka bersiap menyambut kedatangan para tamu undangan yang menghadiri agenda pengukuhan kepengurusan PBNU tersebut.

Pengukuhan ini menyusul pengumuman struktur kepengurusan PBNU periode 2026-2031 yang disampaikan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Rabu, 30 September 2026.

Struktur kepengurusan tersebut diumumkan oleh Katib Aam PBNU Mohammad Nuh. Dalam susunan kepengurusan yang diumumkan, Gudfan Arif (Gus Gudfan) ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal PBNU, sedangkan Ainun Na'im dipercaya menjabat Bendahara Umum.


Nahdlatul Ulama (NU). Foto: Medcom.id.

Secara keseluruhan, struktur kepengurusan PBNU periode 2026-2031 melibatkan 210 orang. Penyusunan struktur tersebut diarahkan untuk mengakomodasi berbagai unsur di lingkungan Nahdlatul Ulama, mulai dari lintas generasi hingga badan otonom dan lembaga organisasi.

Sejumlah unsur yang menjadi bagian dari komposisi kepengurusan antara lain Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan Gerakan Pemuda Ansor.

Keterwakilan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komposisi kepengurusan yang lebih merata.

Melalui pengukuhan ini, jajaran PBNU periode 2026-2031 memulai tahapan kerja organisasi untuk menjalankan kepengurusan selama lima tahun ke depan.

(Anggi Tondi)