Saham AS Beragam saat Fed Tahan Suku Bunga: Nasdaq Paling Banyak Raup Cuan

Ilustrasi. Foto: Xinhua/Liu Yanan.

Saham AS Beragam saat Fed Tahan Suku Bunga: Nasdaq Paling Banyak Raup Cuan

Husen Miftahudin • 29 January 2026 08:12

New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), menyusul keputusan Federal Reserve yang telah banyak diantisipasi untuk mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal tidak berubah pada pertemuan kebijakan pertamanya di 2026.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 29 Januari 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 12,19 poin, atau 0,02 persen, menjadi 49.015,6. Indeks S&P 500 turun 0,57 poin, atau 0,01 persen, menjadi 6.978,03. Indeks Nasdaq Composite meningkat sebesar 40,35 poin, atau 0,17 persen, menjadi 23.857,45.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir merah, dengan sektor real estat dan barang konsumsi pokok memimpin penurunan dengan masing-masing kehilangan 0,92 persen dan 0,78 persen. Sementara itu, sektor energi dan teknologi memimpin kenaikan dengan masing-masing naik 0,74 persen dan 0,62 persen.
 

Baca juga: Ogah 'Nurut' Trump, Fed Tahan Suku Bunga di Level 3,50-3,75%
 

Fed tahan suku bunga

 
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memberikan suara 10 berbanding 2 untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.
 
Dalam konferensi pers pasca-pertemuan, Ketua Fed Jerome Powell mencatat meskipun ketegangan antara lapangan kerja dan inflasi telah mereda, Komite tetap bergantung pada data.
 
"Saya rasa, dan banyak kolega saya juga berpikir demikian, sulit untuk melihat data yang masuk dan mengatakan kebijakan tersebut sangat membatasi saat ini," kata Powell.
 
Menanggapi pertanyaan tentang saran untuk penggantinya, Powell menggarisbawahi pentingnya independensi institusionalnya, dengan mengatakan peran tersebut harus tetap berada di luar politik.


(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
 

Saham Nvidia naik, Amazon jeblok

 
Para analis di ING Bank mengatakan komunikasi terbaru dari The Fed menunjukkan perubahan haluan yang lebih agresif, dengan mengutip penghapusan bahasa tentang risiko penurunan lapangan kerja sebagai sinyal para pembuat kebijakan melihat pasar tenaga kerja sebagai pasar yang stabil.
 
Dalam berita perusahaan, saham teknologi tetap menjadi fokus utama karena investor menunggu hasil dari Meta, Microsoft, dan Tesla setelah penutupan pasar.
 
Saham Nvidia naik 1,59 persen, melanjutkan kinerja yang kuat. Saham Amazon turun 0,68 persen setelah perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja tambahan sebanyak 16 ribu karyawan.
 
Saham Seagate Technology melonjak 19,14 persen setelah melaporkan hasil kuartalan yang kuat, sementara Texas Instruments dan AT&T juga mencatatkan kenaikan yang signifikan masing-masing sebesar 9,94 persen dan 4,65 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)