Berawal dari Mimpi Buruk, Pelajar di Karawang Tusuk Ayah Hingga Tewas

Ilustrasi - Penusukan. (ANTARA/dok)

Berawal dari Mimpi Buruk, Pelajar di Karawang Tusuk Ayah Hingga Tewas

Silvana Febiari • 29 January 2026 16:27

Karawang: Polres Karawang mengungkap kasus seorang pelajar yang menyerang ayahnya dengan senjata tajam hingga tewas di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Perumahan Dinas Peruri Desa Telukjambe, Rabu, 28 Januari 2026. 

"Petugas dari Satuan Reserse PPA-PPO (Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perlindungan Orang) Polres Karawang telah melakukan pengecekan lokasi penusukan di Perumahan Dinas Peruri, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026. 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga pelaku yang tercatat sebagai pelajar SMA, merupakan anak korban sendiri. Pelaku diduga melakukan penyerangan menggunakan sebilah pisau dapur kepada ayahnya yang diketahui berinisial RA.
 


"Dari keterangan sementara, kejadian bermula saat pelaku terbangun dari tidurnya akibat mengalami mimpi buruk yang melibatkan korban dan ibunya," ujar Wildan.

Saat itu, pelaku merasa takut mimpi tersebut menjadi kenyataan, lalu mengambil pisau dapur dan mendatangi kamar korban yang saat itu sedang tertidur. Dalam kondisi kamar yang gelap, pelaku diduga langsung menyerang korban dengan menyerang bagian bawah telinga hingga ke belakang leher.

Korban yang terbangun dalam kondisi bersimbah darah sempat keluar kamar dan meminta pertolongan sebelum akhirnya terkapar di depan rumah. Saksi yang mendengar keributan kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban mengalami luka robek di bagian wajah hingga leher, dada, serta kaki sebelah kiri.

Korban segera dilarikan ke RS Primaya untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara terduga pelaku diamankan oleh warga dan diserahkan ke polisi. 


ilustrasi medcom.id


Petugas Polsek Telukjambe Pamapta Polres Karawang bersama Satres PPA dan PPO Polres Karawang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pendokumentasian, pengamanan barang bukti berupa sebilah pisau dapur dan pakaian korban yang berlumuran darah, serta meminta keterangan para saksi.

Motif sementara dari kejadian ini diduga karena pelaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban. Pelaku disebut sering menjadi sasaran kekerasan rumah tangga yang dilakukan korban terhadap ibu pelaku, serta perlakuan kasar terhadap anak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)