Bahan Baku Murah Belum Tentu Bikin Produk Pangan Lebih Murah

Ilustrasi bahan baku pangan. Foto: Metrotvnews.com.

Bahan Baku Murah Belum Tentu Bikin Produk Pangan Lebih Murah

Ade Hapsari Lestarini • 28 August 2026 18:49

Jakarta: Industri makanan dan minuman di Indonesia terus mendorong inovasi untuk menghasilkan produk pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Salah satunya melalui pemilihan bahan baku atau ingredients yang efektif dari sisi penggunaan dan biaya produksi.

Director South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center LRI PGKH IPB University Puspo Edi Giriwono mengatakan, harga bahan baku yang murah belum tentu membuat biaya produksi lebih rendah. Industri perlu mempertimbangkan jumlah bahan yang digunakan dalam proses produksi.

"Kadang-kadang ingredient murah tapi pemakaiannya banyak karena konsentrasinya. Nah itu kita pertimbangkan,” ucap Puspo dalam konferensi pers Food Ingredients Asia Indonesia 2026 di Jakarta, dikutip Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut dia, industri akan membandingkan berbagai bahan yang memiliki fungsi serupa untuk menentukan bahan yang paling efektif digunakan. Misalnya, terdapat bahan baku dengan harga lebih murah tetapi membutuhkan penggunaan dalam jumlah lebih banyak. Sebaliknya, bahan baku dengan harga lebih tinggi dapat digunakan dalam jumlah lebih sedikit.
 



Teknologi tingkatkan nilai bahan baku


Penggunaan teknologi juga menjadi salah satu cara menjaga kualitas pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah produksi. Salah satunya melalui teknologi freeze dry yang dapat membantu menjaga kualitas buah dan sayuran agar bertahan lebih lama.

Regional Portofolio Director ASEAN Informa Markets Rose Chitanuwat mengatakan penggunaan teknologi dibutuhkan karena produk pertanian tidak selalu dapat didistribusikan pada waktu yang bersamaan. Pengolahan pangan dapat membantu menjaga ketersediaan produk.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi penting agar Indonesia tidak hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah dengan harga rendah, tetapi juga mengolahnya menjadi bahan baku dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Dengan demikian, pengembangan teknologi diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. (Tiaranissa Juliansyah)

(Ade Hapsari Lestarini)