STT Reformed Injili International Kukuhkan 2 Guru Besar Baru (Dok. MetroTV)
STT Reformed Injili International Kukuhkan 2 Guru Besar Baru
Duta Erlangga • 4 February 2026 14:21
Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili International (STTRII), mengukuhkan dua guru besar baru, yaitu Pendeta Profesor Billy Kristanto dan Pendeta Profesor Stevri Indra Lumintang. Pengukuhan kedua guru besar tersebut diselenggarakan di Aula John Kalvin STT Reformed Injili International, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam prosesi pengukuhan, kedua guru besar baru STT Reformed Injili International menerima surat keputusan pengangkatan guru besar, yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI Jeane Marie Tulung. Adapun pemasangan gordon guru besar kepada keduanya dilakukan oleh pendiri sekaligus Ketua Kehormatan STTRII Pendeta Stephen Tong.
Usai dikukuhkan, kedua guru besar menyampaikan orasi ilmiah masing-masing. Pendeta Profesor Billy Kristanto, menyampaikan orasi berjudul “Masa Depan dan Potensi Teologi Reformed.” Kemudian, Pendeta Profesor Stevri Indra Lumintang membawakan orasi berjudul “Theologia Misi John Kalvin dan Realisasinya pada Abad ke-16,” serta relevansinya dengan reformed injili abad ke-21.
Dalam kesempatan ini, Billy menjelaskan pengukuhan dirinya sebagai guru besar menjadi tanggung jawab besar bukan hanya bagi umat Kristen, namun juga bagi bangsa dan masyarakat Indonesia.

Pendeta Profesor Billy Kristanto (Dok. MetroTV)
Billy menyebut, ke depan ia ingin mendorong mahasiswa STTRII untuk tidak hanya belajar secara akademik, namun juga terlibat langsung dalam persoalan riil di tengah masyarakat maupun di gereja.
“Untuk kita, kita jadi lebih serius seperti pemerintah mau lebih serius, jadi kita diberikan satu kualifikasi yang sangat masuk akal. Untuk kita, satu tanggung jawab yang lebih besar, bisa lebih jadi berkat, bukan cuma untuk orang Kristen, tapi juga untuk bangsa Indonesia, untuk masyarakat, untuk kota Jakarta, dan beyond. Di dalam akademia itu bagaimana tetap ada kaitan dengan problem yang ada di dalam masyarakat, yang di dalam gereja, di dalam agama, dan sebagainya. Jadi bukan asik riset sendiri, tapi ngga menjawab pergumulan. Itu sesuatu yang penting, kaitan antara riset, pengajaran, dan problema di dalam masyarakat,” kata Billy, saat diwawancarai.
Sementara itu, Stevri memaknai pengukuhan ini sebagai bentuk kepercayaan sekaligus beban tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan dampak bagi seluruh Civitas Akademika STTRII hingga masyarakat secara luas.

Pendeta Profesor Stevri Indra Lumintang (Dok. MetroTV)
Stevri menegaskan sebagai guru besar dirinya akan terus belajar meningkatkan kompetensi mengajar dan penelitian, serta berharap program studi S2 dan S3 STTRII dapat terus berkembang dan semakin unggul.
“Di sisi lain juga, ini merupakan kepercayaan. Kepercayaan dari Tuhan yang saya imani, tapi juga kepercayaan dari pemerintah, kepercayaan dari lembaga di mana saya mengajar, kepercayaan dari student, mahasiswa, dan kepercayaan dari semua stakeholder pendidikan. Untuk itu apa? Apa yang saya mau beri untuk mereka after this? Apa yang saya akan, kan tidak hanya mencapai, ini kan baru tahap awal. Nah bagaimana langkah selanjutnya? Karena itu saya tanya kepada Prof. Billy, after this, apa yang kita harus lakukan? Apa yang kita mau berbuat apa untuk bangsa? Untuk kemanusiaan?” kata Stevri.
Dengan pengukuhan dua guru besar baru ini STT Reformed Injili International menegaskan komitmennya dalam memperkuat kontribusi akademik dan teologis bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Kehadiran Pendeta Profesor Billy Kristanto dan Pendeta Profesor Stevri Indra Lumintang diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan teologi Reformed, tetapi juga mendorong lahirnya pemikiran dan aksi nyata yang relevan dengan tantangan kebangsaan serta kebutuhan masyarakat Indonesia pada era kontemporer.