Polisi Olah TKP Pembakaran Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah

Kantor pemerintah di Puncak, Papua Tengah, yang dibakar massa. (Metro TV/ Michael B Kabuare)

Polisi Olah TKP Pembakaran Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah

13 August 2026 10:33

Kabupaten Puncak: Situasi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, kini berangsur kondusif setelah aksi pembakaran sejumlah kantor pemerintah. Patroli dan pengamanan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Kapolres Puncak, AKBP Domingos Ximenes, mengatakan tim Direktorat Reserse Umum Polda Papua Tengah telah berada di Kabupaten Puncak untuk mendukung proses penyelidikan bersama Polres Puncak. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi untuk mengungkap rangkaian peristiwa.

"Hari ini kami didukung Dirreskrimum Polda Papua Tengah dengan tim sudah turun untuk membantu kami melakukan olah tempat kejadian perkara di wilayah Puncak," kata Domingos, di Puncak, Kamis, 13 Agustus 2026. 
 


Untuk kepentingan penyelidikan, polisi juga melakukan penjagaan di sejumlah kantor pemerintah yang mengalami pembakaran maupun kerusakan. Garis polisi telah dipasang di lokasi-lokasi tersebut agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik dan barang bukti tetap terjaga.

Polres Puncak bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan koordinasi dan rapat untuk memastikan situasi tetap aman pasca-kerusuhan dan pembakaran gedung pemerintahan.

Seluruh agenda pemerintah daerah dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus tetap akan dilaksanakan. Termasuk upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Apa yang direncanakan pemerintah daerah dalam rangka menyambut 17 Agustus akan tetap berjalan," ujar Domingos.


Kantor pemerintah di Puncak, Papua Tengah, yang dibakar massa. (Metro TV/ Michael B Kabuare)


Sebelumnya, sejumlah kantor pemerintahan di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, buntut dari protes penyaluran dana desa tahap I tahun 2026. Polres Puncak menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan.

"Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat," kata Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F. Ximenes, dalam keterangan yang diterima di Nabire, Selasa, 11 Agustus 2026, melansir Antara.

Titik api berada di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati, DPRD, Disdukcapil, Kesbangpol, Dinas Sosial, dan Kantor Bagian Keuangan. Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar dalam kejadian tersebut. (Michael B Kabuare)

(Silvana Febiari)