Komisi III Minta Kapolri Sikat Habis Jaringan Narkoba hingga Bandar Besar

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 Agustus 2026. ANTARA/Walda Marison

Komisi III Minta Kapolri Sikat Habis Jaringan Narkoba hingga Bandar Besar

Achmad Zulfikar Fazli • 25 October 2026 23:41

Jakarta: Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terus tancap gas atau gaspol memerangi serta mengungkap berbagai kasus narkoba dan jaringannya. Dia mengapresiasi langkah Kapolri turun langsung ke lapangan memerangi kasus narkoba.

"Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme gaspol ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Antara, Minggu, 25 Oktober 2026.
 


Menurut dia, penindakan yang dilakukan jajaran kepolisian akhir-akhir ini bukan semata soal penegakan hukum atau penangkapan pelaku kejahatan, melainkan misi kemanusiaan besar yang secara nyata menyelamatkan jutaan warga negara dan generasi muda dari kehancuran.

Dia menilai gebrakan Kapolri menunjukkan penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, menyasar dari hulu, hingga ke hilir. Misalnya, langkah Polri membongkar pabrik narkoba di Pidie, Aceh, membabat habis pabrik-pabrik produksi tramadol ilegal yang beroperasi lintas provinsi, hingga keberanian menyisir dan menggerebek langsung sarang-sarang peredaran di berbagai kampung narkoba yang kerap dianggap sulit disentuh.

Kapolri Suyudi Ario Seto dalam pengungkapan 1,2 ton sabu di Aceh. Metro TV

Menurut dia, langkah Kapolri yang memimpin langsung operasi-operasi besar itu memberikan pesan sangat kuat, negara hadir dan tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba.

"Langkah ini juga otomatis membakar semangat seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan frekuensi dan kecepatan yang sama," kata Habiburokhman.

(Achmad Zulfikar Fazli)