Menko PMK Sugiono. Foto: Antara.
Menko PMK: Penguasaan Teknologi Dukung Kemajuan Bangsa
Anggi Tondi Martaon • 14 October 2026 17:49
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengatakan penguasaan teknologi sangat penting. Hal tersebut salah satu faktor penting mendukung kemajuan bangsa.
“Kita paham sejatinya keberhasilan sebuah negara, kebesaran sebuah negara juga ditentukan dari bagaimana negara tersebut bisa menguasai teknologi," kata Sugiono usai mengunjungi MAN 4 Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sejalan dengan hal itu, Sugiono menekankan pentingnya penguasaan teknologi oleh generasi muda Indonesia. Seperti melalui penguasaan bidang sains, teknologi, rekayasa, dan science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
Sugiono mengatakan untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah menghadirkan program Sekolah Unggul Garuda. Program tersebut merupakan upaya pemerintah mentransformasi pendidikan untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga :
Cetak Generasi Unggul, Pemerintah Integrasikan MBG, Sekolah Garuda, dan Cek Kesehatan Gratis
Menurut Sugiono, program tersebut bertujuan memastikan siswa yang memiliki kemampuan penguasaan teknologi dan kecerdasan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Termasuk universitas terkemuka di dunia.
Sugiono berharap generasi muda Indonesia dapat memperoleh pendidikan yang baik lewat Sekolah Unggul Garuda. Sehingga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Ilustrasi Sekolah Unggul Garuda. Foto: Dok. Bakom.
Sugiono menyampaikan ada 51 Sekolah Unggul Garuda dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jumlah tersebut terdiri atas 4 SMA Unggul Garuda Baru dan 47 SMA Unggul Garuda Transformasi.
Sekolah Unggul Garuda merupakan sekolah dengan tambahan penguatan kurikulum prauniversitas dengan sistem asrama setara jenjang SMA, yang mengutamakan pendekatan pembelajaran berbasis STEM. Pemerintah menargetkan terdapat sebanyak 100 Sekolah Unggul Garuda pada 2029.