Calon presiden (capres) Anies Baswedan. Medcom/Kautsar
Anies Lebih Pilih Rampas Semua Aset Koruptor Ketimbang Ditahan di Nusakambangan
Kautsar Widya Prabowo • 9 December 2023 20:53
Cirebon: Calon presiden (capres) Anies Baswedan tak sepakat dengan strategi capres Ganjar Pranowo untuk menjebloskan koruptor di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Anies lebih memilih memiskin koruptor.
"Hukum yang menjerakan itu bukan lokasinya, tapi konsekuensinya. Konsekuensinya apa jadi miskin, kita rampas seluruh asetnya," ujar Anies saat mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu, 9 Desember 2023.
Anies menjelaskan apabila hanya memindahkan lokasi penjara, belum mampu menjerakan koruptor. Sebab, koruptor masih dapat memanfaatkan kekayaan hasil korupsi selepas keluar penjara.
"Dia (bisa) menikmati semua uangnya hasil korupsi, tapi kalau dimiskinan, konsekuensinya akan sangat berat," jelas dia.
Oleh karena itu, Anies mendukung disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana. Dia meyakini regulasi itu mampu menghilangkan praktik korupsi.
"Itu akan bisa menjadi salah satu obat mujarab didalam menghadapi korupsi karena keserakahan," ujar dia.
| Baca Juga: Anies Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor |
Sebelumnya, Ganjar mengaku serius ingin memberantas korupsi di Tanah Air. Salah satu upayanya ialah menyeret para koruptor ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
"Kita harus menyeret para pelaku tindak korupsi ke Nusakambangan," kata Ganjar saat memberikan Kuliah Kebangsaan di Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Cirebon, Jawa Barat, Jumat 8 Desember 2023.