Eks Menag Yaqut Berencana Suap Pansus Haji, KPK: Uangnya Sudah Disita!

Ilustrasi penyidik KPK. Foto- Medcom.id

Eks Menag Yaqut Berencana Suap Pansus Haji, KPK: Uangnya Sudah Disita!

Candra Yuri Nuralam • 14 April 2026 07:43

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan dugaan adanya rencana eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyuap Pansus Haji DPR didasarkan bukti. Uang untuk membungkam para wakil rakyat itu sudah disita KPK.

“Kemudian kita lakukan upaya-upaya untuk mengamankan barang buktinya, sehingga uang itu sudah kami lakukan penyitaan,” kata pelaksana harian (Plh) Deputi Penindakan KPK, Achmad Taufik Husein, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Selasa, 14 April 2026.

KPK mengungkap kubu Yaqut menyiapkan USD1 juta sebagai mahar suap kepada Pansus DPR. Dana itu dipakai untuk tidak mengurusi masalah dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag).

Achmad tidak memerinci total uang yang sudah disita terkait penyuapan itu. KPK masih mendalami rencana suap menyuap ini.

“Nanti kita akan dalami juga,” ucap Achmad.


Eks Menag sekaligus tersangka korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Quomas. Foto- Metrotvnews.com/Candra

Baca Juga: 

Ketua KPK: Pencarian Bukti Kasus Kuota Haji Dikebut!


Sebelumnya, KPK mengungkap adanya uang yang disiapkan para tersangka dalam kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji untuk mengondisikan Pansus DPR. Dana itu ditolak mentah-mentah oleh para legislator.

“Terkait dengan adanya dugaan pemberian ke Pansus, jadi berdasarkan keterangan dari saksi-saksi yang ada, memang ada upaya dari saudara YCQ (eks Menag Yaqut Cholil Qoumas) ketika Pansus ini dibentuk, kemudian memang kan bersidang,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Gutur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Jumat, 13 Maret 2026.

KPK mengapresiasi keputusan Pansus DPR menolak sogokan dari Yaqut. Sehingga, pertukaran informasi antara penyidik dan legislator bisa dilakukan dengan baik.

“Jadi ada upaya untuk memberikan sesuatu, tetapi ditolak. Jadi alhamdulillah Pansusnya sangat bagus berintegritas, jadi ditolak pemberian tersebut,” ucap Asep.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)