BNN Musnahkan Ganja hingga Sabu Hasil Pengungkapan 5 Kasus

Pengungkapan kasus narkoba. Foto: Antara

BNN Musnahkan Ganja hingga Sabu Hasil Pengungkapan 5 Kasus

M Sholahadhin Azhar • 18 February 2026 17:51

Jakarta: Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan lima kasus. Sebanyak 10 tersangka ditangkap.

Plt. Deputi Pemberantasan Narkoba BNN RI Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan mengatakan lima kasus tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Aceh, Banten, dan DKI Jakarta.

"Jenis barang bukti berupa sabu, ganja serta tembakau sintetis yang berasal dari pengungkapan clandestine lab," kata Roy dikutip dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.

Hal itu diungkap dalam konferensi pers pemusnahan narkoba di Gedung BNN RI, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Roy membuka pelaksanaan pemusnahan dengan membacakan keterangan kronologi pengungkapan kasus di tiga daerah tersebut. Selain itu, Roy memaparkan masing-masing jenis narkoba, yakni sabu dengan berat 100.531,70 gram, 889 gram ganja, 990 mililiter cairan MDMB-4EN-PINACA, dan 953,30 gram padatan MDMB-4EN-PINACA.
 


Menurut Roy, empat jenis narkoba tersebut akan dimusnahkan sebagian di Lapangan Parkir Gedung BNN RI dan sisa barang bukti narkoba akan dilakukan pemusnahan di PT Jasa Medivest Plant Dawuan, Karawang, Jawa Barat.

Sebelum dilakukan pemusnahan, BNN melakukan uji laboratorium secara langsung di hadapan peserta dan awak media dengan menguji kandungan sabu, ganja, dan tembakau sintetis berupa daun kering.

Hasil pengujian dibuktikan dengan barang bukti yang berhasil disita bereaksi, dan mengeluarkan sejumlah warna seperti hijau untuk sabu dan merah untuk ganja sintetis.

Pengujian dilakukan dengan sejumlah zat reaksi yang dicampurkan untuk mengetahui secara pasti kandungan narkotika tersebut.

Selanjutnya, Roy secara simbolis memusnahkan sejumlah sabu ke dalam alat pembakaran yang ditempatkan pada sebuah kendaraan mobil.


Pengungkapan kasus narkoba. Foto: Antara

Akhir sesi pemusnahan, Roy menyebutkan BNN telah menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba dengan potensi cakupan sebesar 401.460 orang.

"BNN telah berhasil menyelamatkan potensi penyalahgunaan narkotika terhadap kurang lebih 401.460 orang diselamatkan, terutama potensi penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)