Megalit Berusia 1.000 Tahun di Poso Diduga Dirusak Penambang Ilegal

Megalit diduga berusia 1.000 tahun yang dirusak di Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis, 5 Maret 2026. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Megalit Berusia 1.000 Tahun di Poso Diduga Dirusak Penambang Ilegal

Silvana Febiari • 7 March 2026 13:32

Palu: Megalit berusia 1.000 tahun ditemukan warga Desa Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Namun, megalit tersebut diduga dirusak oleh penambang ilegal.

"Hari Kamis (5 Maret) sekitar jam 10 pagi, kami temukan sudah dirusak," kata sumber yang dihubungi dari Palu, seperti dilansir Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.

Pihaknya melakukan survei ke lokasi temuan satu hari sebelumnya. Megalit tersebut masih dalam kondisi baik. 
 


Sehari setelah survei, kondisi megalit sudah rusak. Di sekitar lokasi situs megalitikum terdapat tambang emas dengan beberapa unit eksavator.

Sementara, situs megalitikum itu berada di dalam wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Wlayah itu masuk daftar tentatif UNESCO untuk warisan budaya megalitik Lore Lindu.

Megalit (batu besar) adalah struktur atau monumen prasejarah yang didirikan menggunakan batu berukuran besar, baik tunggal (monolit) maupun susunan. Megalit berkembang dari zaman Neolitikum hingga Zaman Perunggu.

Megalit berfungsi sebagai penanda kubur, ritual keagamaan, atau pemujaan leluhur. Contohnya menhir, dolmen, dan sarkofagus.

Megalit yang ditemukan di Dongi-Dongi berupa batu berukuran besar dengan pahatan yang menyerupai wajah manusia. Bentuknya mirip dengan batu kalamba yang banyak ditemukan di Lembah Napu.


Situs megalitikum yang ditemukan warga di dalam wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Dongi-Dongi, Poso, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi


Sementara itu, Ahli Arkeolog Sulawesi Tengah Iksam Djorimi memperkirakan, megalit yang ditemukan di Desa Dongi-Dongi berusia sekitar 1.000 tahun. "Perkiraan 1.000 tahun untuk usia megalit itu," katanya.

Dia menjelaskan penyebaran situs megalit dimulai Lembah Behoa dan Bada, Kabupaten Poso ke arah utara hingga Lembah Palu. Situs megalitikum yang berada di Lembah Behoa dan Bada, Poso, diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)