Demo Hari Ini, Polisi Terjunkan 4.264 Personel Gabungan di 5 Titik

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Demo Hari Ini, Polisi Terjunkan 4.264 Personel Gabungan di 5 Titik

Anggi Tondi Martaon • 19 June 2026 09:36

Jakarta: Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa yang berlangsung hari ini, 19 Juni 2026. Mereka disebar di lima titik di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus).

"Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran)," kata Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Iptu Erlyn Sumantri, dikutip dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.

Erlyn mengatakan ribuan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran. Mereka disiagakan untuk mengawal jalannya unjuk rasa tersebut agar berlangsung aman dan tertib.

Massa bakal turun di lima titik, yaitu Silang Selatan Monas, DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.

Menurut jadwal, aksi pertama digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Cawan Selatan Monas, Gambir. Aksi dimulai pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, massa dari Kepresma Universitas Trisakti dijadwalkan menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR mulai pukul 10.00 WIB. Kemudian pada pukul 11.00 WIB, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia dijadwalkan berunjuk rasa di kawasan Bundaran HI.

Sementara itu, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara dijadwalkan menggelar unjuk rasa di dua lokasi. Yakni, Tugu Tani serta Kementerian Keuangan. Aksi dimulai serempak pada pukul 13.00 WIB. 

Ilustrasi unjuk rasa. Foto: Medcom.id.

Erlyn menegaskan pengamanan aksi tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis. “Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya," ucap Erlyn.

Dia juga mengingatkan peserta aksi agar menyampaikan tuntutan secara tertib. Selain itu, orasi diminta untuk tidak memicu provokasi, apalagi berujung pada tindakan anarkis.

“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” ungkap Erlyn. 

(Anggi Tondi)