Korban Mutilasi di Bekasi karena Menolak Ikut Aksi Kejahatan

Ilustrasi tempat kejadian perkara. Foto: Medcom.id.

Korban Mutilasi di Bekasi karena Menolak Ikut Aksi Kejahatan

Athiyya Nurul Firjatillah • 31 March 2026 14:27

Jakarta: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkap sebab pembunuhan, terhadap pegawai kios ayam geprek berinisial AH di Bekasi. Pembunuhan dipicu penolakan korban untuk terlibat dalam aksi kejahatan.

Iman mengatakan korban sempat diajak pelaku untuk ikut dalam rencana pencurian. Namun, ajakan tersebut ditolak korban hingga berujung pada pembunuhan.

“Korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” kata Kombes Iman Imanuddin di DPR, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pelaku berencana menguasai harta milik majikan. Target awal dikatakan merupakan sebuah mobil, namun rencana itu berubah karena sistem pengamanan yang ketat.
 


“Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor,” ujarnya.

Polisi telah menangkap dua pelaku yang kini telah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.


Ilustrasi tempat kejadian perkara. Foto: Medcom.id.

Kasus ini terungkap setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi dimutilasi di dalam freezer di kawasan Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat. Jasad ditemukan pemilik kios usai mencium bau menyengat dari dalam freezer sepulang mudik pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026.

Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dan kemungkinan adanya perencanaan dalam aksi pembunuhan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)